Bali Sepekan

Geger King Cobra Masuk Vila hingga Pria Inggris Tewas Dikeroyok

Tim detikBali - detikBali
Minggu, 23 Agu 2026 09:10 WIB
Foto: King kobra betina masuk ke kawasan villa milik warga di Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan pada Kamis (20/8/2026). (Tangkapan layar video viral @denpasar.viral)
Tabanan -

Ular king cobra berukuran besar yang masuk ke sebuah vila di wilayah Lalanglinggah, Tabanan, menjadi salah satu berita terpopuler dalam sepekan terakhir.

Berikutnya, viral rekaman video menunjukkan perbuatan tidak senonoh dua perempuan bersama seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Canggu, Badung. Kini, polisi tengah memburu para pelaku tindakan asusila itu.

Seorang warga Inggris meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan empat warga negara asing (WNA) di sebuah bar di kawasan Kuta. Para pelaku masih diselidiki.

Sementara itu, peristiwa viral lain terjadi di sebuah SPBU di Jalan Tukad Yeh Aya, Renon, Denpasar. Seorang pengendara motor merekam kecurangan petugas SPBU saat mengisi bensin. Petugas yang curang itu telah dipecat.

Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan terakhir dalam rubrik Bali Sepekan di detikBali.


King Cobra 2,2 Meter Masuk Vila di Tabanan

Seekor ular king cobra atau tedung sepanjang sekitar 2,2 meter dievakuasi dari sebuah vila di Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Bali. Ular tersebut berjenis kelamin betina.

Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Ni Putu Astridayanti, mengatakan keberadaan ular pertama kali diketahui pemilik vila, Gede Sudana, pada Kamis (20/8/2026). Temuan itu kemudian dilaporkan kepada tim rescue untuk ditangani.

"Ular ditemukan berada di sebuah rumpun bambu di kawasan villa. Karena khawatir dapat membahayakan pengunjung dan tamu, pemilik kemudian menghubungi kami," ujar Astridayanti, Jumat (21/8/2026).

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 17.05 Wita oleh petugas Yayasan Reptil Asih Tabanan. Dalam proses rescue tersebut, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.

Astridayanti menduga king cobra tersebut masuk ke kawasan vila saat sedang mencari atau mengejar mangsa. Dugaan itu diperkuat dengan tidak ditemukannya tanda-tanda ular membuat sarang di sekitar rumpun bambu tempatnya ditemukan.

Menurut Astridayanti, musim kemarau juga bukan waktu yang umum bagi ular kobra untuk berkembang biak. Proses perkembangbiakan ular kobra biasanya terjadi saat musim hujan.

Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut diamankan oleh tim rescue untuk mendapatkan penanganan sesuai prosedur. King cobra kemudian dibawa ke shelter milik Yayasan Reptil Asih Tabanan.

"Ular kemudian diamankan ke shelter di yayasan Reptil Asih Tabanan," jelasnya.



Simak Video "Video Prabowo: Hormati Guru-Jangan Jelekin Orang, Itu Kunci Keberhasilan"


(hsa/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork