Maybank Marathon 2026 diikuti oleh 14.100 peserta atau meningkat 500 orang sejak perhelatan 2025. Dari belasan ribu itu, sebagian pelari mengaku berpartisipasi di kategori baru.
Beberapa pelari mengatakan pernah berpartisipasi di Maybank Marathon atau acara serupa lain di kategori half marathon dengan jarak tempuh 21 kilometer (km). Kini, mereka mencoba jarak tempuh di kategori yang lebih jauh atau lebih pendek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya, pelari Maybank Marathon asal Kalimantan Selatan bernama Trisna Ningsih. Dia adalah virgin runner, istilah bagi pelari yang baru kali pertama menjajal kategori full marathon dengan jarak tempuh 42 km.
"Saya virgin marathon, karena baru kali pertama," kata Trisna ditemui detikBali di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, Bali, Sabtu (22/8/2026).
Trisna mengatakan, dirinya punya rekam jejak mengikuti ajang lari marathon di kategori half marathon. Selama itu, segala macam latihan fisik dilakukannya selama enam bulan.
Mulai dari lari, olahraga di tempat kebugaran, hingga berenang. Kini, saat akan menempuh jarak dua kali lipat lebih jauh, intensitas persiapan fisik Trisna pun meningkat.
Karena baru kali pertama menjajal kategori full marathon, segala persiapan dilakukan Trisna untuk menguatkan kaki-kakinya. Latihan di pusat kebugaran alias gym, berenang, dan berlari sejauh puluhan km dilakoninya.
"Berenang dan strength training. Strength training lebih ke nge-gym, latihan dengan bersepeda. Supaya lebih kuat saja kakinya dan supaya nggak gampang cedera. Dua pekan sebelumnya, saya juga mengatur pola makan," ujar Trisna.
Trisna menuturkan menjalani semua persiapan dengan intensitas yang lebih tinggi, karena pernah mengalami cedera. Meski tidak sering, cedera otot paha belakang yang pernah dialaminya saat berlari menempuh jarak puluhan km.
"Pernah cedera satu kali. Di hamstring atau otot paha belakang. Itu jadi pelajaran buat saya untuk lebih berhati-hati," katanya.
Jennie Tan setali tiga uang. Peserta Maybank Marathon 2026 asal Malaysia itu juga kali pertama menjajal marathon di kategori 21 km alias half marathon di Bali.
Segala persiapan fisik dilakukannya. Mulai dari nge-gym, latihan lari, dan latihan hyrox. Yakni, latihan fisik yang menggabungkan lari 1 km dengan latihan angkat beban secara bergantian sebanyak delapan kali.
"Persiapan, latihan lari, nge-gym, dan hyrox. Tidak latihan wall climbing, hanya gym saja," kata Jennie.
Selama pernah mengikuti ajang lari marathon, Jennie mengaku belum pernah pernah mengalami cedera apapun. Meski begitu, dia punya keinginan untuk menjajal lari marathon di kategori yang lebih tinggi.
"Selama ini baru ikut yang kategori 21 K atau half marathon dan baru kali pertama di Bali. Belum pernah di kategori 40 K, mungkin nanti," katanya.
Pacer full marathon di jam ke 5 menit ke 30, Afrizal Farkhan mengatakan, masing - masing pelari punya resiko cedera. Jenis cedera yang perlu diantisipasi adalah cedera mata kaki alias keseleo di bagian tubuh itu.
"Dari pandangan kesehatan ortopedi, cedera angkle atau keseleo itu memungkinkan," kata Afrizal.
Afrizal mengatakan, pelari di kategori berapapun tetap perlu persiapan fisik yang matang. Idealnya, persiapan fisik perlu dilakukan secara periodik.
Untuk berlari di jarak menengah, persiapan kekuatan dan ketahan kaki dapat dilakukan dengan cara latihan berlari secara berkala di jarak tempuh tertentu. Dimulai dari jarak 18 km hingga 35 km.
"Latihan itu dilakukan selama 16 pekan dengan jarak minimal 2 km per pekan. Dimulai dengan jarak 18 km untuk long run," kata dokter ortopedi RS Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
"Setelah itu, jarak dapat ditingkatkan mulai dari 40 km per pekan, 50 km per pekan, hingga 90 km per pekan," imbuhnya.
Afrizal mengatakan, selain mencegah potensi mengalami cedera keseleo, semua fase latihan itu juga untuk mengurangi resiko fatigue alias kelelahan ekstrem. Kekuatan dan ketahanan otot perlu disiapkan bagi pelari yang menempuh jarak jauh dengan durasi hingga lima jam.
Presiden Direktur Maybank Steffano Ridwan mengatakan, bertambah jumlah peserta tahun ini, sudah diantisipasi. Sejumlah fasilitas keamanan dan keselamatan sudah diperbanyak.
"Kami telah meningkatkan safety untuk para runners. Jumlah unit ambulans dan jumlah tenaga medis sudah ditambah dibanding perhelatan tahun lalu," kata Steffano.
(nor/nor)