detikBali

Viral Petugas SPBU Tukad Yeh Aya Denpasar Tipu Pelanggan, Langsung Dipecat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Viral Petugas SPBU Tukad Yeh Aya Denpasar Tipu Pelanggan, Langsung Dipecat


Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali

Suasana pengisian BBM kendaraan di SPBU 54.801.42, Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, Bali, Jumat (21/8/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Foto: Suasana pengisian BBM kendaraan di SPBU 54.801.42, Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, Bali, Jumat (21/8/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

Seorang pelanggan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 54.801.42, Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, Bali, viral di media sosial (medsos) lantaran ditipu saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Petugas yang melakukan penipuan langsung dipecat.

Video yang beredar memperlihatkan pelanggan yang awalnya curiga terhadap kepastian isi BBM di motornya. Pelanggan itu lantas memastikan kepada petugas SPBU terkait nominal pengisian BBM-nya seharga Rp 50 ribu karena hanya naik dua setrip.

"Saya pastikan lagi setelah isi saya tanya, 'Pak benar sudah diisi Rp50 ribu?' Jawabnya sudah sesuai katanya diisi Rp 50 ribu. Saya pastikan lagi bertanya seperti itu sampai dua kali," tulis pelanggan dalam unggahan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelanggan itu kemudian mengaku akan melaporkan ke kantor SPBU terkait kejadian tersebut. Saat berada di depan kantor, petugas yang melayaninya disebut mengaku BBM yang diisikan sebenarnya hanya senilai Rp30 ribu.

ADVERTISEMENT

"Singkat cerita saya pergi ke kantor officenya, niat mau lapor. Malah ketakutan, ketar-ketir si bapak yang layanin tadi. Tiba-tiba bilang sudah dicek di nota ternyata Rp30 ribu diisi, bukan Rp50 ribu, dan dikembalikan lagi Rp20 ribu," tulisnya.

Manager SPBU Tukad Yeh Aya, Poerwo Roesfandi, mengatakan telah menginterogasi petugas yang bersangkutan. Menurut pengakuan petugas, tidak ada kecurangan dalam pengisian BBM, melainkan hanya lupa memberikan uang kembalian Rp 20 ribu kepada customer.

"Kata operator yang saya interogasi itu, katanya orangnya memang belanja Rp 30 ribu dengan uang Rp 50 ribu," ucap Poerwo saat ditemui di SPBU Tukad Yeh Aya, Jumat (21/8/2026).

"Setelah dia ngisi, dia pergi. Lupa kembaliannya lagi Rp 20 ribu. Terus dia kembali lagi ke sini buat ngambil kembaliannya. Ya, seperti di video, kan dikembaliin sama operatornya," lanjut Poerwo.

Terkait indikator bahan bakar kendaraan yang disebut hanya naik dua setrip, Poerwo menegaskan kondisi tersebut tidak dapat menjadi patokan jumlah BBM yang masuk karena bergantung pada kondisi tangki kendaraan.

"Kan kita nggak tahu kondisi tangki motor mungkin. Ada yang RES yang udah di merah, tapi itu kan gak bener-bener habis sekali. Mungkin ada lagi beberapa isinya. Kalau diisi Rp 10 ribu ada yang langsung naik dua strip, ada yang memang bener-bener udah di bawah sekali, kan kita gak tahu," jelas Poerwo.

Poerwo mengungkapkan petugas tersebut baru bekerja sekitar dua bulan. Owner SPBU kemudian memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan petugas tersebut pada Kamis (20/8/2026).

"Kami beri surat pemecatan karena owner minta dikasih surat itu, tegas untuk dikeluarkan langsung," jelas Poerwo.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads