detikBali
Internasional

Migingo: Pulau Kecil Dihuni Banyak Orang hingga Punya Kasino-Tempat Hiburan

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Migingo: Pulau Kecil Dihuni Banyak Orang hingga Punya Kasino-Tempat Hiburan


Femi Diah - detikBali

Pulau terpadat di Afrika
Foto: Migingo, pulau terpadat di Afrika (Yasuyoshi Chiba/AFP/Getty Images)
Jakarta -

Terdapat pulau mungil di tengah luasnya Danau Victoria, Afrika. Namanya Migingo. Meski kecil, pulau itu dihuni banyak penduduk dan mempunyai kasino hingga tempat hiburan.

Dilansir dari detikTravel, Pulau Migingo hanya memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi atau kurang dari setengah lapangan sepak bola. Pulau itu dihuni lebih dari 500 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Migingo pada awalnya hanyalah gugusan batu karang kecil yang menonjol di permukaan Danau Victoria. Peneliti senior di Institute for Security Studies (ISS) Pretoria, Emmanuel Kisiangani, mengatakan Migingo dahulu nyaris tidak dianggap sebagai sebuah pulau berpenghuni.

Namun, ketika permukaan Danau Victoria mulai surut pada awal 1990-an, bongkahan batu tersebut perlahan menarik perhatian para nelayan. Kini, hampir setiap sudutnya dipenuhi bangunan sederhana berdinding seng.

ADVERTISEMENT

Di ruang yang sangat terbatas itu terdapat rumah, warung, bar, salon, apotek, tempat usaha hingga kasino dan tempat hiburan. The Sun juga melaporkan keberadaan lebih dari 200 kapal yang beroperasi dari pulau tersebut untuk membawa hasil tangkapan ke pasar di daratan.

Kehidupan di Migingo jauh dari nyaman. Pulau itu dilaporkan tidak memiliki jaringan air mengalir, sistem pembuangan limbah, rumah sakit, maupun akses internet yang memadai. Ruang hidup yang sempit membuat para penghuni harus menjalani kehidupan secara berdesakan di antara bangunan-bangunan yang memenuhi pulau.

Lantas mengapa banyak orang yang mau tinggal di sana? Jawabannya ada di bawah permukaan air.

Perairan di sekitar Migingo kaya akan ikan, terutama kakap nil yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ketika hasil tangkapan di sejumlah wilayah Danau Victoria menurun akibat penangkapan berlebihan dan pertumbuhan eceng gondok, kawasan perairan dalam di sekitar Migingo tetap menjadi lokasi penting bagi nelayan.

Besarnya nilai perdagangan ikan membuat aktivitas ekonomi di pulau tersebut terus berkembang. The Sun menyebut industri kakap nil di kawasan itu menghasilkan nilai ekspor hingga jutaan pound sterling. Bahkan, hasil tangkapan harian dari kawasan Migingo disebut dapat mencapai nilai sekitar 6.000 pound sterling atau Rp 144 juta.

Karena itu, Migingo bukan sekadar tempat tinggal. Pulau tersebut menjadi semacam pusat aktivitas ekonomi bagi para nelayan yang datang untuk mencari ikan bernilai tinggi.

Artikel ini telah tayang di detikTravel. Baca selengkapnya di sini!



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads