detikBali

Pasar Tabanan Bakal Direvitalisasi Mulai 2027

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Pasar Tabanan Bakal Direvitalisasi Mulai 2027


Sui Suadnyana, Krisna Pradipta - detikBali

Pasar Tabanan yang bakal direvitalisasi menjadi Pasar Gadarata pada 2027. (Krisna Pradipta/detikBali)
Foto: Pasar Tabanan yang bakal direvitalisasi menjadi Pasar Gadarata pada 2027. (Krisna Pradipta/detikBali)
Tabanan -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memang gencar mempercepat pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah rencana pembangunan Pasar Gadarata. Pasar ini dibangun dengan merevitalisasi Pasar Tabanan.

Setelah mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), proyek strategis tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengatakan perkembangan tersebut merupakan hasil rapat asistensi terakhir yang digelar di Kecamatan Kuta, Badung. Dua proyek strategis Pemkab Tabanan mendapat sinyal positif dari pemerintah pusat dalam pertemuan tersebut.

"Pada rapat terakhir di Kuta, ada dua proyek yang memang mendapat dukungan penuh pemerintah pusat, yakni penataan Pasar Gadarata dan program Tabanan Terang. Tabanan mendapat bantuan melalui skema KPBU," ujar Sanjaya, Jumat (24/7/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Sanjaya, khusus untuk Pasar Gadarata, apabila seluruh tahapan dapat dituntaskan dan mendapat persetujuan pada 2026, maka pembangunan fisik ditargetkan sudah dapat dimulai pada 2027.

Sebelumnya, Sanjaya menghadiri Rapat Asistensi Pelaksanaan KPBU di Kecamatan Kuta, Badung, Jumat (17/7/2026). Forum tersebut menjadi ajang evaluasi progres berbagai proyek infrastruktur yang dikerjakan melalui skema KPBU.

Kehadiran Sanjaya menjadi bentuk komitmen Pemkab Tabanan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha guna mempercepat penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Yang jelas Pemkab Tabanan akan terus mengawal percepatan proyek-proyek strategis melalui tata kelola yang baik, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," tegasnya.

Menurut Sanjaya, pembangunan infrastruktur bukan hanya untuk mempercantik wajah daerah, tetapi juga meningkatkan pelayanan publik, menggerakkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tabanan.



(hsa/hsa)









Hide Ads