Sudah lebih dari tiga tahun Aung San Suu Kyi tak pernah terlihat di depan publik. Otoritas junta Myanmar juga terus menolak permintaan untuk menemuinya, memicu spekulasi bahwa mantan pemimpin Myanmar itu telah meninggal dunia.
Terakhir kali Suu Kyi terlihat saat menghadiri sidang pada akhir 2022. Sejak saat itu, keberadaan dan kondisinya sama sekali tidak diketahui.
Keluarganya, para diplomat asing, hingga para pemimpin regional, terutama ASEAN, seperti dilansir The Times of India dan The Business Standard, Rabu (15/7/2026), kini ramai-ramai mendesak junta Myanmar menunjukkan bukti bahwa Suu Kyi, yang kini berusia 81 tahun, masih hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, otoritas militer Myanmar berulang kali menolak permintaan untuk bertemu dengan tahanan politik paling terkemuka di negara itu. Penolakan tersebut terus berlangsung meski junta mengklaim Suu Kyi telah dipindahkan ke tahanan rumah pada awal tahun ini.
Misteri keberadaan Suu Kyi bahkan menjadi sorotan media terkemuka The Economist melalui artikel berjudul "Is Aung San Suu Kyi Dead?"
Menurut laporan The Economist, Suu Kyi tidak pernah lagi muncul di hadapan publik sejak persidangan kasusnya berakhir pada akhir 2022, setelah kudeta militer 2021 menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpinnya.
Desakan Buktikan Suu Kyi Masih Hidup
Upaya terbaru dilakukan putra bungsu Suu Kyi, Kim Aris, yang melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk mendesak otoritas militer Myanmar memberikan bukti bahwa dia masih hidup. Kim juga mengatakan tim kuasa hukum Suu Kyi bahkan tidak diberi akses untuk menemuinya.
Pemerintah militer Myanmar pada April lalu menyatakan Suu Kyi telah dipindahkan dari penjara ke tahanan rumah. Namun, mereka tetap menolak permintaan para diplomat asing untuk bertemu dengannya.
Sebuah foto yang belakangan beredar diklaim memperlihatkan sosok Suu Kyi. Namun, keaslian foto tersebut diragukan sehingga gagal meredam spekulasi mengenai nasibnya.
Minimnya informasi independen mengenai kondisi Suu Kyi semakin memicu spekulasi soal kesehatan dan keselamatannya.
Baca juga: Trump Klaim Mojtaba Khamenei Telah Tewas |
Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang baru-baru ini menyatakan diri sebagai Presiden Myanmar, dilaporkan bereaksi marah ketika ditanya mengenai Suu Kyi oleh sejumlah tokoh dan pemimpin internasional, termasuk Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dan utusan khusus PBB Julie Bishop.
Sebagian pengamat mengkhawatirkan Suu Kyi mungkin sakit parah atau telah meninggal dunia. Sementara pihak lain meyakini dia ditahan dalam isolasi yang sangat ketat.
Pemerintah negara-negara di kawasan dan PBB terus mendesak otoritas militer Myanmar agar memberikan akses untuk menemui Suu Kyi. Para diplomat asing menyebut konfirmasi mengenai keselamatannya, atau pembebasannya, akan menjadi langkah penting jika Myanmar ingin memperbaiki citra internasionalnya.