detikBali

Distan Tabanan Salurkan 25 Ton Benih Padi dan Bibit Jagung untuk Petani

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Distan Tabanan Salurkan 25 Ton Benih Padi dan Bibit Jagung untuk Petani


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Petani memanen padi beras merah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Senin (8/6/2026). Panen padi beras merah yang digelar setiap bulan Juni tersebut menjadi tradisi pertanian khas Bali sekaligus menjadi kerifan lokal di kawasan objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Petani memanen padi beras merah di Desa Jatiluwih. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Tabanan -

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan menyalurkan lebih dari 25 ton lebih benih padi hibrida dan bibit jagung kepada puluhan kelompok subak di sejumlah kecamatan selama tahun 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, mengatakan total bantuan yang disalurkan mencapai 25,3 ton. Jumlah tersebut terdiri atas 23 ton benih padi hibrida dan 2,32 ton bibit jagung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bantuan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membantu keberlanjutan pertanian di puluhan subak," ujar Ekayana.

Untuk bantuan bibit jagung, Distan Tabanan menyalurkan 450 kg kepada Subak Serampingan di Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, yang memiliki luas lahan 30 hektare. Selanjutnya, Subak Gede Mambang di Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, menerima 1,27 ton untuk lahan seluas 85 hektare.

ADVERTISEMENT

Lalu di Subak Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan diberikan sebanyak 600 kg dengan luas lahan 40 hektare.

"Adapun total bantuan bibit jagung sebanyak 2.325 kilogram dengan total luas lahan 155 hektare," tegasnya.

Sementara untuk benih padi yang telah diberikan yakni di Subak Gebang Gading Bawah, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 1,75 ton dengan luas lahan 70 hektare.

Kemudian Subak Begawan Kaja, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 2,25 ton dengan luas lahan 70 hektare. Subak Begawan Kelod, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 700 kg dengan luas lahan 28 hektare.

Selanjutnya di Subak Tingkih Tebel, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 1,1 ton dengan luas lahan 44 hektare. Di Subak Aseman IA, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 875 kilogram dengan luas lahan 35 hektare.

Subak Aseman IB, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 525 kg dengan luas lahan 21 hektare. Subak Sesandan, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 325 kg dengan luas lahan 13 hektare.

Kemudian di Subak Aseman III, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur sebanyak 475 kilogram dengan luas lahan 19 hektare. Di Subak Enggung, Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan sebanyak 1,23 ton dengan luas lahan 53 hektare.

Di Subak Mumbu, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan sebanyak 1,2 ton dengan luas lahan 28 hektare. Subak Timpag, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan sebanyak 2,8 ton dengan luas lahan 112 hektare. Subak Dalem, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan sebanyak 1,75 ton dengan luas lahan 70 hektare.

Lalu ada juga di Subak Caguh, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan sebanyak 4,25 kg dengan luas lahan 170 hektare. Subak Tiyinggading, Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat sebanyak 2,25 ton dengan luas lahan 90 hektare. Subak Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat sebanyak 625 kg dengan luas lahan 25 hektare.

Selanjutnya di Subak Labak Suren, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat sebanyak 425 kg dengan luas lahan 17 hektare. Dan di Subak Semaja, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat sebanyak 375 kg dengan luas lahan 15 hektare.

"Adapun total bantuan benih padi hibrida sebanyak 23.000 kilogram dengan total luas lahan 920 hektare," tegasnya.

Sementara untuk menopang proses dari menanam, maintenance, hingga panen, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan juga memberikan bantuan sarana dan prasarana. Seperti halnya pupuk mulai dari jenis urea, SP-36, ZA, NPK, hingga organik yang rutin diberikan setiap tahun kepada petani.

Selain pupuk, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pertanian juga menggelontorkan alat pertanian seperti halnya traktor roda dua, cultivator, hand sprayer, pompa air, kendaraan roda tiga, traktor roda empat, rice transplanter, hingga traktor roda crawler sebanyak hampir seribu unit dengan jumlah 500 lebih penerima atau kelompok di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan.

"Bantuan tersebut disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di masing-masing wilayah agar terjadi pemerataan serta tidak terjadi ketimpangan," pungkasnya.




(nor/nor)










Hide Ads