Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 memang masih tiga tahun lagi. Namun, DPD Partai Golkar Karangasem sudah mulai memanaskan mesin politik dengan menjaring bakal calon legislatif (bacaleg) hingga 200 persen di seluruh kecamatan.
Langkah itu dilakukan untuk menyiapkan kader lebih dini agar mampu mendulang suara sekaligus menambah kursi legislatif Golkar di Karangasem pada Pileg mendatang.
"Kami persiapan memang harus dari jauh-jauh hari, supaya tidak lagi ada kejadian-kejadian yang merugikan Partai Golkar khususnya di Karangasem," kata Ketua DPD Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan (Gus Sombi), Sabtu (6/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gus Sombi, seluruh pengurus partai di masing-masing kecamatan diminta segera melakukan penjaringan kader yang dinilai memiliki potensi elektoral. Kader yang nantinya terpilih juga diharapkan langsung bergerak membangun pendekatan dengan masyarakat.
"Dengan persiapan panjang, kader yang telah terpilih tahu dirinya akan dicalonkan oleh Partai Golkar. Sehingga bisa untuk mulai turun ke bawah melakukan pendekatan ke masyarakat," ujar Gus Sombi.
Selain memperkuat basis suara, penjaringan juga dilakukan untuk memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan pada Pileg 2029. Meski begitu, Golkar Karangasem mengakui kader perempuan yang aktif selama ini masih terbatas.
"Kalau untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan kami bisa penuhi, tapi untuk menemukan yang punya potensial harus lebih digodok lagi agar lebih aktif turun ke masyarakat," ucap Gus Sombi.
Ia berharap para kader yang nantinya ditunjuk sebagai calon legislatif aktif mengenalkan Partai Golkar saat turun ke masyarakat. Dengan begitu, elektabilitas partai berlambang pohon beringin tersebut di Karangasem diharapkan terus meningkat.