Menanam sayur di rumah bisa jadi menjadi solusi hemat, terlebih saat harga pangan makin melonjak. Selain lebih hemat, detikers juga bisa memastikan kualitas makanan yang tersaji di meja makan berasal dari bahan segar serta bebas bahan kimia berbahaya.
Detikers tak perlu menyiapkan lahan luas atau keahlian khusus untuk merealisasikan hal ini. Jika sudah terealisasi, detikers bahkan bisa memanen rutin beberapa jenis sayur secara rutin setiap pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi sayur yang bisa ditanam di rumah dan bisa dipanen tiap pekan.
1. Kangkung
Kangkung adalah salah satu sayuran paling populer yang ditanam di rumah. Sayuran ini membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu untuk bisa dipanen setelah ditanam. Sifat yang tangguh serta memiliki kemampuan regenerasi cepat setelah dipotong menjadi alasan sayuran ini cocok ditanam di rumah dengan lahan terbatas.
Keunggulan:
- Tahan hama serta bisa tumbuh di mana saja baik tanah atau air
Waktu Panen:
- 21-30 hari setelah ditanam
Tips:
- Pastikan untuk menyiram sayuran dengan maksimal karena kangkung adalah jenis tanaman penyuka air.
- Saat memanen, gunakan teknik potong batang dengan menyisakan 5 sentimeter (cm) di atas media tanam agar tunas baru tetap ada dan biasanya muncul dalam hitungan hari.
2. Bayam
Bayam adalah sayuran hijau yang kaya akan zat besi. Sayuran ini sering diolah menjadi sup bening atau tumisan. Selain itu, bayam juga dikenal berkhasiat dalam mencegah anemia serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Keunggulan:
- Masuk dalam jenis sayuran dengan siklus hidup paling pendek, bisa tumbuh subur di mana saja, dan jarang di serang hama besar.
Waktu Panen:
- 20-25 hari setelah ditanam.
Tips:
- Gunakan metode petik daun. Ambil daun luar yang sudah besar dan biarkan pucuk tengah terus tumbuh agar bisa di panen tiap minggu.
- Rutin memberikan pupuk agar daun lebar dan warna bayam hijau cantik.
3. Sawi Caisim
Sawi caisim dikenal juga dengan sawi bakso. Sayuran ini memiliki tekstur yang renyah dengan daun memanjang serta rasa sedikit pahit-segar. Seperti istilahnya, sayuran ini sering dijadikan pendamping bakso atau mi ayam.
Keunggulan:
- Jenis tanaman yang adaptif di cuaca panas maupun hujan
Waktu Panen:
- 25-40 hari setelah ditanam.
Tips:
- Karena pertumbuhan daunnya yang bisa dibilang agresif, jadi cukup petik daun tuanya. Nanti daun muda akan langsung tumbuh besar secara cepat.
Untuk mewaspadai ulat daun, cukup dengan menyemprotkan air perasan bawang putih secara rutin sebagai pestisida alami.
4. Selada
Selada adalah sayur yang kaya akan kandungan air serta zat besi. Selada populer dikonsumsi secara mentah sebagai lalapan, salad hingga isian sandwich atau burger.
Selada memiliki rasa segar sedikit manis, tetapi akan pahit jika mengalami bolting (berbunga lebih cepat). Hal itu disebabkan oleh panas berlebihan dari sinar matahari terlalu terik.
Keunggulan:
- Tampilan estetik multifungsi sebagai tanaman hias, hemat ruang tanam karena memiliki akar pendek, dan harga pasaran yang cukup mahal.
Waktu Panen:
- 30-45 hari setelah ditanam.
Tips:
- Saat memanen gunakan teknik "peeling" dengan mengupas daun terluar satu persatu tiap minggu. Maka, daun baru akan selalu terproduksi di bagian tengah.
- Memanen di pagi hari menjadi waktu paling ideal karena kadar air pada daun sedang tinggi untuk mendapatkan rasa crunchy.
5. Pakcoy
Pakcoy masih satu keluarga dengan kubis-kubisan. Sayuran ini memiliki daun hijau tua, bertekstur renyah, dan sering direbus atau ditumis. Selain itu, pakcoy juga rendah kalori, dan populer kalangan orang yang sedang menjalani diet ataupun pola makan sehat.
Keunggulan:
- Pertumbuhan cepat, toleran dengan cuaca panas, dan cocok di tanam di media kecil seperti pot atau sistem hidroponik.
Waktu Panen:
- 25-35 hari setelah ditanam.
Tips:
- Teknik memanen yang hampir mirip dengan selada, cukup mengambil per helai daun bagian bawah.
- Selalu pantau kelembapan tanah. Jika terlalu kering, maka batang akan keras dan berserat.
Dengan memilih jenis-jenis sayuran di atas, maka kamu akan menikmati serunya memiliki bahan makanan yang bisa di panen tiap minggu tanpa khawatir tentang pengeluaran hingga kesehatan.
(hsa/hsa)










































