detikBali

Hukum, Niat, dan Tata Cara Salat Idul Adha

Terpopuler Koleksi Pilihan

Hukum, Niat, dan Tata Cara Salat Idul Adha


Trimina Klara - detikBali

Ilustrasi salat Idul Adha. (ChatGPT AI)
Foto: Ilustrasi salat Idul Adha. (ChatGPT AI)
Denpasar -

Menjelang Idul Adha, umat Islam mulai mempersiapkan diri, mulai dari ibadah kurban dan tentunya pelaksanaan salat id. Salat Idul Adha sebaiknya dilaksanakan berjemaah.

Salat id memang menjadi salah satu ibadah yang dilaksanakan saat Idul Adha. Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya tentang hukum salat Idul Adha, termasuk bacaan niat dan tata caranya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut hukum, bacaan niat, dan tata cara salat Idul Adha.

Hukum Salat Idul Adha

Salat Idul Adha adalah sunnah muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, baik untuk laki-laki dan perempuan. Anjuran ini juga berlaku bagi siapa pun yang sedang dalam perjalanan.

Sesuai Al-Qur'an Surah Al-Kautsar Ayat 1 dan 2, Allah SWT berfirman.

Ayat 1:

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ

Innā a'ṭainākal-kauṡar(a).

"Sesungguhnya, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak."

Ayat 2:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar.

"Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)."

Salat Idul Adha dimulai sejak matahari terbit setinggi ombak (15-20 menit setelah terbit) hingga masuk waktu sebelum Zuhur. Namun, pelaksanaannya disunahkan lebih awal dibandingkan salat Idul Fitri supaya setelahnya lebih leluasa dalam melaksanakan ibadah kurban.

Salat Idul Adha boleh dilaksanakan secara mandiri (munfarid) di rumah maupun berjemaah. Namun, sangat dianjurkan untuk dilaksanakan berjamaah, baik di masjid atau lapangan.

Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha

Rakaat Satu:

  1. Membaca niat

    أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا / مَأْمُوماً اللهِ تَعَالَى

    Latin: Ushallu sunnatan li'idil-i-adha rak'ataini imaman/ma'muman lillahi ta'ala

    Artinya: "Saya berniat salat Idul Adha dua rakaat jadi imam/makmum karena Allah Ta'ala"

  2. Takbiratul ihram

  3. Membaca doa iftitah

  4. Takbir tujuh kali pada rakaat pertama dengan bacaan doa sebagai berikut.

    سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

    Latin: Subhanallahi walhamdulillahi wala ilaaha illallahu wallahu akbar.

    Artinya: "Maha Suci Allah dan segala pujian hanya milik Allah dan tiada Tuhan yang layak disembah, melainkan Allah, Allah Maha Besar."

  5. Membaca surat Al-Fatihah

  6. Membaca salah satu surah pendek, disarankan surah Al-A'la.

  7. Ruku', iktidal, sujud, duduk antara dua sujud, dan sujud kedua.

Rakaat Kedua:

  1. Berdiri kembali.

  2. Takbir sebanyak 5 kali, sama halnya dengan rakaat pertama.

  3. Membaca Al-Fatihah.

  4. Membaca surah pendek, disarankan surat Al-Ghasyiyah.

  5. Ruku', iktidal, sujud, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.

  6. Tasyahud akhir.

  7. Salam.

Beragam Sunah Sebelum Salat Idul Adha

Agar pelaksanaan ibadah Idul Adha makin sempurna, berikut beberapa sunah yang dianjurkan.

  • Mandi sebelum berangkat ke lokasi salat id.
  • Memakai pakaian terbaik.
  • Memakai wewangian.
  • Berjalan kaki menuju lokasi salat id.
  • Mengumandangkan takbir sejak malam Idul Adha hingga hari tasyrik.
  • Berpuasa sebelum salat id.
  • Melewati jalan yang berbeda ketika pergi dan pulang salat id.



(iws/iws)











Hide Ads