detikBali

Mana yang Lebih Utama, Puasa Tarwiyah atau Puasa Arafah? Ini Penjelasannya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mana yang Lebih Utama, Puasa Tarwiyah atau Puasa Arafah? Ini Penjelasannya


Trimina Klara - detikBali

Ilustrasi Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah
Ilustrasi Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah. Foto: Mustafa Akin/Unsplash
Denpasar -

Memasuki sepuluh hari pertama dibulan Dzulhijjah 1447 H, seluruh umat Muslim di dunia mulai mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunnah. Dari sekian banyaknya amalan sunnah, ada dua amalan yang paling sering dibicarakan yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang mana keduanya sama-sama dilakukan di bulan Dzulhijjah.

Namun, tidak sedikit masyarakat yang bertanya-tanya, sebenarnya mana yang lebih utama diantara kedua amalan tersebut. Agar tidak salah pemahaman, berikut penjelasan lengkapnya, mulai dari perbedaan hingga keutamaan kedua puasa sunnah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Apa Itu Puasa Tarwiyah?

Puasa Tarwiyah merupakan ibadah sunnah yang dilakukan setiap tanggal 8 Dzulhijjah tepat sehari sebelum Puasa Arafah dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Kata "Tarwiyah" ini berasal dari bahasa Arab yaitu "ar-rawi" yang berarti membawa air atau merenungkan, serta menjadi tradisi jamaah haji zaman dahulu yaitu menyiapkan bekal air sebelum menuju Arafah.

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

ADVERTISEMENT

Artinya: "Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun," (HR. Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu Najar)

Selain itu, ada 3 hal yang mendasari kenapa puasa di hari ke-8 Dzulhijjah ini dikenal dengan sebutan puasa Tarwiyah:

  • Perenungan Nabi Adam as. tentang upah ketika diperintahkan Allah SWT membangun Ka'bah
  • Perenungan Nabi Ibrahim as. usai bermimpi menyembelih anaknya
  • Perenungan jamaah haji akan doa-doa yang ingin dipanjatkan di hari Arafah

Puasa Tarwiyah ini adalah amalan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji. Selain mendapatkan nilai pahala yang besar, ibadah ini juga bentuk dari persiapan spiritual sebelum Hari Raya Idul Adha.

Apa Itu Puasa Arafah?

Puasa sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) ini merupakan puasa yang dilakukan khusus pada 9 Dzulhijjah. Dinamakan Puasa Arafah karena pelaksanaannya yang bersamaan dengan momen jamaah haji yang sedang melakukan puncak ibadah haji yaitu wukuf di Padang Arafah. Dan ibadah puasa ini dikhususkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.


Selain itu, puasa Arafah ini juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yaitu:

"Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah SWT agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim)

Mana Lebih Utama Puasa Tarwiyah atau Arafah?

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Meskipun beberapa ulama menganggap keutamaannya lemah dibanding puasa lainnya, tapi puasa ini tetap termasuk dalam kategori amal baik yang utama pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Karena puasa Tarwiyah merupakan bagian dari amalan baik di hari-hari yang mulia, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakannya sebagai cara untuk meningkatkan ibadah menjelang Idul Adha.

Secara hukum, puasa Tarwiyah dianggap sunnah dan memiliki posisi keutamaan yang lebih rendah dibandingkan dengan puasa Arafah. Banyak ulama masih menyarankan agar pelaksanaan ibadah ini dilakukan sebagai tambahan di bulan Dzulhijjah. Puasa ini sering dianggap sebagai persiapan spiritual sebelum menjalani puasa Arafah yang berlangsung sehari setelahnya.



Di sisi lain, puasa Arafah yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan memiliki dasar yang lebih kuat. Keutamaannya dijelaskan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh HR. Muslim, di mana Rasulullah SAW menyatakan bahwa puasa Arafah bisa menghapus dosa selama dua tahun, yaitu dosa dari tahun yang lalu dan dosa dari tahun yang akan datang. Karena didukung oleh hadis yang kuat, puasa Arafah dianggap sebagai sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) dalam Islam.

Jika dibandingkan lagi antara puasa Arafah memang lebih baik daripada puasa Tarwiyah. Hal ini bisa dilihat dari kekuatan argumen, kualitas hadis, dan besarnya pahala yang dijanjikan. Walaupun begitu, kedua puasa itu tetap disarankan untuk dilakukan secara berurutan pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Banyak ulama menganjurkan umat Muslim untuk melakukan kedua ibadah ini sebagai cara untuk menyempurnakan ibadah sunnah menjelang Hari Raya Idul Adha.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional, berikut rincian jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 yang dapat dijadikan sebagai panduan oleh masyarakat:

  • 1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
  • 2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
  • 3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
  • 4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
  • 5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
  • 6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
  • 7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
  • 8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
  • 9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026



(nor/nor)











Hide Ads