Ngatono (45), seorang pria asal Grobogan, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di bekas kantor konstruksi di Jalan Blong Keker, Gang Nakula, Lingkungan Cengiling, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung diketahui tidak memiliki tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Korban juga disebut tidak dalam kondisi sakit sebelum ditemukan meninggal. Dia diketahui sempat menanyakan pekerjaan di proyek.
Hal tersebut disampaikan berdasarkan kesaksian pemilik gedung yang merupakan kantor CV Soma Lentera Oetama General Contractor, Nopi Pauziah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nopi memberi kesaksian bahwa pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, Ngatono datang ke rumahnya untuk menanyakan pekerjaan proyek karena saat itu korban sedang menganggur.
Setelah berbincang, korban kemudian pamit kembali ke kantor milik saksi. Sudah sekitar satu bulan korban diketahui menumpang tinggal di gedung kantor milik Nopi.
"Pada saat saksi ketemu dengan korban, saksi tidak melihat korban dalam keadaan sakit, korban dalam kondisi baik," Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin (18/5/2026).
Nopi menambahkan, setelah pertemuan terakhir pada Kamis tersebut, ia tidak lagi melihat maupun berkomunikasi dengan korban.
Dalam proses evakuasi, polisi mendapati kondisi wajah korban sudah membusuk. Meski demikian, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban," tambah Adi.
Saat ini, jenazah Ngatono telah dievakuasi ke RS Udayana. Pihak keluarga korban juga menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah.
Sebelumnya, Ngatono ditemukan meninggal dunia di bekas kantor konstruksi, Minggu (17/5/2026). Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya setelah mencium bau menyengat dari lokasi dan kemudian dievakuasi oleh petugas. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti kematian korban.