detikBali

Trump Ancam Serang Iran hingga Rata Tanah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Trump Ancam Serang Iran hingga Rata Tanah


Rita Uli Hutapea - detikBali

WASHINGTON, DC - APRIL 16: U.S. President Donald Trump speaks to the media before boarding Marine One on the South Lawn of the White House on April 16, 2026 in Washington, DC. President Donald Trump is traveling to Las Vegas, Nevada to promote the tax cuts he signed into law in the One Big Beautiful Bill Act ahead of the midterm election. Tomorrow he will deliver remarks at a Turning Point USA event in Phoenix, Arizona.   Anna Moneymaker/Getty Images/AFP (Photo by Anna Moneymaker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER)
Denpasar -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran. Trump bahkan memperingatkan Teheran bisa 'dirata tanah' jika tidak segera menyetujui kesepakatan damai dengan AS.

"Bagi Iran, Waktu Terus Berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka," tulis Trump di platform Truth Social miliknya. "WAKTU SANGAT PENTING!" imbuhnya, dilansir Al Arabiya, Senin (18/5/2026).

Pernyataan itu muncul saat Gedung Putih mulai kembali membuka pembahasan opsi militer terhadap Iran. Menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS, Trump dijadwalkan menggelar pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih bersama tim keamanan nasionalnya pada Selasa (19/5) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan tersebut akan membahas langkah militer terhadap Iran. Menurut laporan itu, Trump sebenarnya menginginkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Namun, penolakan Iran terhadap sejumlah tuntutan AS serta sikap Teheran yang tidak mau memberikan konsesi besar terkait program nuklirnya membuat opsi serangan kembali menguat.

ADVERTISEMENT

Trump dan Netanyahu Bahas Iran

Axios juga melaporkan bahwa Trump berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (17/5). Mengutip seorang pejabat Israel, laporan itu menyebut keduanya membahas situasi Iran.

Media penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan Trump dan Netanyahu turut membicarakan kemungkinan aksi militer baru terhadap Iran dalam percakapan tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, Netanyahu mengatakan dirinya dijadwalkan berbicara dengan Trump.

Netanyahu menyebut ia akan mendengar cerita soal perjalanan terbaru Trump ke China. Namun, ia juga memberi sinyal bahwa Iran akan menjadi topik utama pembicaraan kedua pemimpin tersebut.

Di sisi lain, media yang terkait dengan pemerintah Iran melaporkan pada Minggu (17/5) bahwa AS gagal memberikan konsesi konkret dalam tanggapan terbaru mereka terhadap agenda yang diajukan Iran untuk negosiasi mengakhiri perang.




(dpw/dpw)










Hide Ads