Pipa transmisi milik Perumda Tirta Amertha Bhuana (TAB) Tabanan mengalami kebocoran pada Kamis (16/4/2026). Akibatnya ribuan warga di beberapa titik seperti Desa Gubug, Desa Bongan, dan sekitarnya terdampak krisis air bersih sekitar tiga hari terakhir.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, pihak Perumda TAB sementara ini menyalurkan air bersih dengan mengerahkan truk tangki ke rumah-rumah warga. Dalam prosesnya pemberian tidak dibatasi, tapi tetap disesuaikan dengan kebutuhan di bak penampungan pelanggan.
"Kami mengerahkan truk tangki dengan kapasitas lima ribu liter yang diberikan kepada para pelanggan," beber Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian itu rutin dilakukan hingga saat ini semenjak laporan tersendatnya aliran air. Sembari menyalurkan air bersih ke rumah-rumah pelanggan, pihaknya kini terus mengebut perbaikan pipa transmisi yang mengalami kendala tersebut.
Wahyu mengungkapkan kebocoran ditemukan ketika petugas melakukan perawatan rutin dengan menyisir pipa-pipa transmisi pada Kamis pagi. Setelah selesai diperbaiki pada sore harinya, aliran air ke pelanggan tidak begitu deras karena masih terdapat sumbatan pada alat.
"Sebenarnya air mengalir tapi tidak begitu maksimal. Walhasil kami kembali melakukan perbaikan agar aliran kembali normal," sebutnya.
Pihaknya berharap kendala tersebut dapat diselesaikan sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan bisa kembali normal. Bahkan pengerjaan perbaikan memakan waktu hingga larut malam.
(hsa/hsa)










































