detikBali

Tragedi di Jakbar, 5 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Rumah 2 Lantai

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tragedi di Jakbar, 5 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Rumah 2 Lantai


Tim detikNews - detikBali

Lokasi kebakaran rumah di Gang Rambutan Timur 6, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kebakaran tersebut menewaskan lima orang.
Foto: Lokasi kebakaran rumah di Gang Rambutan Timur 6, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kebakaran tersebut menewaskan lima orang. (Brigitta Belia/detikcom)
Bali -

Tragedi memilukan terjadi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar). Sebuah rumah dua lantai hangus terbakar pada Jumat (17/4/2026) dini hari. Lima orang sekeluarga tewas dalam peristiwa tersebut.

Pantauan detikcom, Sabtu (18/4/2026), bangunan rumah di Gang Rambutan Timur 6, Tanjung Duren Utara, itu tampak digaris polisi. Rumah tampak hangus, terutama di bagian lantai bawah. Terlihat dinding dan jendela lantai dua menghitam akibat jilatan api.

Kaca-kaca pecah dan rangka bangunan tampak terbuka. Sementara itu, lantai dasar rumah tampak memiliki pagar besi tinggi berwarna abu-abu, dengan garis polisi masih terpasang di bagian depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bekas kebakaran juga terlihat dari warna hitam yang menempel di hampir seluruh bagian fasad bangunan. Kabel listrik di sekitar lokasi tampak menjuntai, diduga terdampak panas saat kebakaran terjadi.

ADVERTISEMENT

Di teras bangunan itu juga tampak kerangka sepeda yang sudah hangus terbakar. Sejumlah tanaman di depan rumah juga terlihat kering dan rusak.

Diketahui, kebakaran itu terjadi pada Jumat (17/4) dini hari, sekitar pukul 02.18 WIB. "Objek kebakaran rumah tinggal. Korban jiwa 5 orang," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, Jumat.

Pada penanganan awal, sebanyak 8 unit mobil beserta 40 personel pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas damkar menemukan para korban saat menyisir bagian dalam rumah tinggal itu.

Diduga Dipicu Korsleting

Kebakaran rumah di Grogol Petamburan diduga dipicu masalah kelistrikan. Aparat masih mendalami kasus kebakaran yang menewaskan 5 orang ini. "Dugaan penyebab sementara, diduga adanya fenomena listrik," kata Achmad.

Kebakaran terjadi saat warga masih beristirahat. Korban diduga terjebak api atau asap ketika kebakaran terjadi sehingga tidak dapat keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakbar, Abdul Syukur, dilansir kantor berita Antara.

Rumah yang terbakar merupakan bangunan 2 lantai. Pada lantai 1, bagian depan rumah tersebut terpasang pagar. Damkar mengungkap kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik depan rumah korban. Api kemudian merambat dengan cepat ke rumah ketika korban tengah tertidur.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.

Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api. Damkar terpaksa menjebol pagar untuk memadamkan api di dalam rumah tersebut. "Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.

Ada Selis Diisi Daya

Berdasarkan keterangan petugas damkar, terdapat sepeda listrik (selis) yang tengah diisi daya (charging) di dalam rumah korban. "Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan.

Namun, polisi belum dapat memastikan hubungan antara selis yang sedang di-charge dengan kebakaran maut itu. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri akan menyelidiki lebih lanjut kebakaran tersebut.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," tutur Alex.

Artikel ini sudah tayang di detikNews, baca selengkapnya di sini! dan di sini!



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads