detikBali

International Golo Mori Jazz 2026 Batal, Ini Alasannya

Terpopuler Koleksi Pilihan

International Golo Mori Jazz 2026 Batal, Ini Alasannya


Fabiola Diani - detikBali

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka saat ditemui di kawasan The Nusa Dua, Badung, Jumat (17/4/2026).
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka saat ditemui di kawasan The Nusa Dua, Badung, Jumat (17/4/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

International Golo Mori Jazz dipastikan batal digelar pada 2026. Pertunjukan musik yang biasanya berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu ditiadakan karena sejumlah faktor.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan pembatalan tahun ini dipengaruhi kondisi geopolitik dan kendala sponsorship.

"Jadi, International Golo Mori Jazz kami pastikan ditiadakan di tahun ini. Karena cukup banyak faktor geopolitik, sponsorship, dan semuanya kita tinjau," ujarnya saat ditemui di kawasan The Nusa Dua, Bali, Jumat (17/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, festival tersebut berpeluang kembali digelar pada tahun depan.

ADVERTISEMENT

"Ini akan kami tunda hari ini. Kami tunda tahun ini, dan itu sangat mungkin dilakukan di tahun depan," katanya.

Menurut Troy, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan efisiensi sesuai arahan pemerintah. Salah satunya dengan menyesuaikan kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat serta penghematan penggunaan listrik di kantor.

"Nah, ini salah satu yang kita jalankan. Karena tidak mudah mencari support dari sponsor di situasi seperti ini," imbuh Troy.

Ia menambahkan, keputusan tersebut juga menjadi bentuk empati ITDC terhadap situasi global yang membuat perekonomian belum menentu.

"Walaupun itu penonton jazz yang mungkin secara kemampuan lebih baik. Tapi ya saya rasa ini salah satu bentuk empati ITDC, simpati kita dengan situasi yang ada sekarang," katanya.

Meski dibatalkan, ITDC tetap memprioritaskan pelayanan pariwisata di kawasan yang dikelolanya, yakni Golo Mori, Nusa Dua, dan Mandalika.

"Kami harus memfokuskan dulu kepada kawasan kami yang kami miliki. Karena kan itu acara adalah bagian daripada kawasan. Sehingga kita harus ambil keputusan bahwa kita utamakan, prioritaskan pelayanan di kawasan," imbuhnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads