detikBali

TPA Mandung Tabanan Kini Dilengkapi Bangunan Komposting Berbentuk Jineng

Terpopuler Koleksi Pilihan

TPA Mandung Tabanan Kini Dilengkapi Bangunan Komposting Berbentuk Jineng


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Bangunan komposting di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali. (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Bangunan komposting di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali. (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Tabanan -

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Tabanan, Bali, kini dilengkapi bangunan komposting. Tempat tersebut dirancang untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos.

Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan Tinja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, I Wayan Atmaja, menjelaskan bangunan berbentuk jineng itu dibangun pada 2025 dan mulai dimanfaatkan tahun ini. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan salah satu upaya mengurangi sampah organik yang masuk ke TPA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini untuk mengantisipasi sampah organik dari kegiatan DLH seperti perompesan pohon dan taman kota agar tidak semuanya masuk ke timbunan," ujar Atmaja, Rabu (15/4/2026).

Bangunan komposting di TPA yang berlokasi di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, tersebut memiliki delapan bilik dengan kapasitas sekitar satu ton sampah organik. Proses pengolahan dari sampah organik menjadi kompos diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 20 hari.

ADVERTISEMENT

Atmaja menuturkan pengolahan sampah organik tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba dan mulai dilakukan sejak Maret lalu. Menurutnya, pengolahan masih menggunakan mesin pencacah sederhana atau skala rumah tangga yang secara kapasitas belum optimal.

"Saat ini masih tahap uji coba, jadi belum maksimal karena alat yang digunakan masih terbatas," imbuhnya.

Untuk diketahui, TPA Mandung memiliki luas lahan mencapai 26.920 meter persegi dengan area TPA sekitar 18.820 meter persegi. TPA ini dilengkapi fasilitas Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) seluas 4.900 meter persegi.

Volume sampah yang masuk ke TPA Mandung mencapai 454 meter kubik atau sekitar 150 ton per hari. Dalam setahun, total sampah yang masuk mencapai 165.256 meter kubik atau sekitar 54.600 ton, dengan rata-rata 70 truk per hari.

Komposisi sampah yang masuk saat ini masih didominasi sampah organik sekitar 70 persen dan sisanya 20 persen sampah anorganik serta 10 persen residu. Per 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya akan menerima sampah residu.




(iws/iws)











Hide Ads