Gubernur Bali Wayan Koster bertekad merampungkan sejumlah megaproyek di Buleleng sebelum masa jabatannya berakhir pada 2030. Dia pun meminta doa restu masyarakat Buleleng.
"Saya mohon doa restu agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Waktu saya hanya sekitar empat tahun, harus dimanfaatkan maksimal," tegas Koster saat membuka parade budaya serangkaian HUT Kota Singaraja ke-422, Senin (30/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu proyek besar yang jadi sorotan adalah pembangunan shortcut Singaraja-Mengwi. Proyek ini disebut bakal memangkas waktu tempuh hingga hanya sekitar 1,5 jam. Saat ini, pembangunan titik 9 dan 10 ditargetkan rampung pada 2027 dengan anggaran fantastis mencapai Rp 772 miliar.
Tak berhenti di situ, titik 11 dan 12 akan mulai digarap pada 2028 dan ditargetkan selesai 2029. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 80 miliar untuk pembebasan lahan.
"Kalau ini selesai, akses ke Bali utara akan jauh lebih cepat, aman, dan nyaman. Ini kunci pemerataan pembangunan," ujar Koster.
Selain infrastruktur jalan, proyek ambisius lain juga tengah dikebut, yakni pembangunan Turyapada Tower tahap 2. Menara raksasa yang digadang-gadang sebagai ikon baru Bali ini ditargetkan rampung Desember 2026 dengan total anggaran sekitar Rp 600 miliar.
Menurut Koster, kawasan itu telah dilengkapi sekitar 30 stasiun televisi dan diproyeksikan menjadi destinasi wisata kelas dunia sekaligus mesin baru ekonomi Bali Utara.
"Kita ingin Bali tidak hanya bertumpu di selatan. Bali Utara harus bangkit," katanya.
Koster juga mengungkap rencana menghadirkan transportasi massal bus Trans Metro Dewata rute Singaraja-Denpasar, hingga pembangunan pelabuhan terintegrasi di Sangsit yang akan melayani logistik, penumpang, dan kapal pesiar.
Sementara di wilayah barat, penataan Pelabuhan Celukan Bawang juga masuk dalam daftar prioritas untuk mendongkrak potensi ekonomi. Dia menegaskan bekerja hingga larut malam demi memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
"Saya kerja sampai malam. Paling cepat jam satu karena ngejar waktu. Semua ini harus selesai sebelum masa jabatan saya berakhir," ucapnya.
(hsa/hsa)










































