detikBali

Konflik Timur Tengah Bikin Anggaran Tertekan, Prabowo Tegaskan MBG Tetap Jalan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Konflik Timur Tengah Bikin Anggaran Tertekan, Prabowo Tegaskan MBG Tetap Jalan


Herdi Alif Al Hikam - detikBali

Prabowo Subianto (Firda/detikcom)
Prabowo. Foto: Prabowo Subianto (Firda/detikcom)
Denpasar -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan meski pemerintah menghadapi tekanan akibat konflik di Timur Tengah dan kebijakan efisiensi anggaran. Program ini menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong perputaran ekonomi.

Dilansir detikFinance, di tengah situasi global yang memanas, muncul dorongan agar program MBG dihentikan sementara karena dinilai membebani anggaran negara, terutama di tengah potensi kenaikan harga energi. Namun, Prabowo menilai program MBG justru harus tetap berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyatakan lebih memilih mencari sumber penghematan di sektor lain daripada menghentikan program yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mengatasi masalah stunting.

"Lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda nggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali saya di desa-desa. Saya lihat anak 'umurmu berapa?' 11 tahun. Badannya anak 4 tahun," papar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Dia juga menekankan MBG menjadi jurus strategis pemerintah untuk memperbaiki SDM di Indonesia. Urusan penghematan anggaran di tengah krisis karena konflik Timur Tengah, orang nomor satu di Indonesia itu meyakini masih banyak sekali bidang-bidang lain yang bisa ditekan anggarannya.

"Jadi, this is strategic, ini untuk human capital kita ya. Jadi, masih banyak penghematan lain yang riil yang kita bisa lakukan. Kita sudah exercise, kita sudah melakukan penghematan di banyak bidang ya," sebut Prabowo.

Dampak Ekonomi Besar

Dari segi ekonomi, Prabowo mengeklaim MBG juga akan berdampak pada perputaran uang yang besar di tengah masyarakat. Dia menyebut lembaga internasional, termasuk Rockefeller Institute dan World Food Programme (WFP) PBB yang membuktikan klaim tersebut.

Lembaga-lembaga itu menegaskan ke Prabowo bahwa MBG adalah investasi terbaik yang dilakukan Indonesia. Berdasarkan kajian lembaga tersebut, Prabowo memaparkan MBG dapat memberikan perputaran uang berlipat-lipat.

Per US$ 1 yang dikeluarkan untuk MBG dalam waktu dekat diyakini dapat memutar uang di tengah masyarakat hingga US$ 7. Dalam jangka waktu panjang perputaran uangnya lebih besar, bisa mencapai lima kali lipat atau US$ 35.

"Saya didatangi Rockefeller Institute dari Amerika Serikat datang ngecek kita punya SPPG dan dia datang ke saya, dia mengatakan, 'This is the best investment, Mr. President, you have made the best'. Do you know why? Karena setiap US$ 1 di-spend di MBG the return is between US$ 7-35, in the long run US$ 35, in the short run US$ 7," jelas Prabowo.

Prabowo menargetkan MBG akan memiliki 30 ribuan SPPG. Sejauh ini dari perhitungan yang dia dapatkan diperkirakan per Dapur Umum MBG mempekerjakan 50 orang. Bila ada 30 ribuan dapur, artinya akan tersedia 1,5 juta lapangan kerja.

"Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi, itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja," tambah Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo juga tak menampik memang beberapa Dapur Umum sedikit 'berulah'. Namun, kekurangan yang terjadi juga ditindak, buktinya ada 1.000 lebih SPPG ditutup.

"Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1.000 lebih yang sudah kita tutup. Iya kan? Tapi you lihat itu dan di banyak daerah di luar Jawa ya mereka tuh sangat membutuhkan," tegas Prabowo.

Baca selengkapnya di detikFinance




(nor/nor)










Hide Ads