detikBali

Ogoh-ogoh Bali Jadi Magnet Turis: Ubud Padat, Berawa Khidmat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ogoh-ogoh Bali Jadi Magnet Turis: Ubud Padat, Berawa Khidmat


Ahmad Firizqi, Aryo Mahendro - detikBali

Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).
Foto: Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).
Gianyar -

Malam Pengerupukan menjadi momen menarik bagi semua turis asing maupun domestik. Saking menariknya, penonton membludak hingga beberapa ogoh-ogoh terjebak saat akan tampil di Ubud.

Pantauan detikBali, ogoh-ogoh rencananya mulai tampil pukul 18.30 Wita. Namun, penonton yang didominasi warga asing sudah membludak sejak pukul 17.00 Wita.

Mereka bergerombol di tiap sudut perempatan Pasar Seni Ubud dan Puri Ubud di Jalan Suweta. Walhasil, beberapa ogoh-ogoh terjebak kerumunan penonton saat mencoba berjalan mengarak ke tengah perempatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerumunan turis tetap tak bergeming. Mereka tetap membludak memenuhi perempatan Puri Ubud. Hingga salah satu turis asing asal Belanda bernama Suzy, naik ke salah satu panggung yang disiapkan panitia dan berpidato menyuruh kerumunan itu memberi jalan untuk ogoh-ogoh.

"Tolong beri jalan ogoh-ogohnya. Minggir, minggir," kata Suzy saat berbicara di hadapan kerumunan di depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026).

ADVERTISEMENT
Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).

Hingga pukul 20.00 Wita, kerumunan masih padat. Hanya, sudah ada jalan yang terbuka untuk para pengarak ogoh-ogoh dewasa dan anak, tampil di perempatan Puri Ubud.

Sebanyak enam ogoh-ogoh anak akhirnya dapat tampil di perempatan itu. Meski yang tampil ogoh-ogoh anak, penonton tetap riuh dan bersorak mengikuti irama baleganjur.

Ketua Umum Pecalang Desa Adat Ubud Cok Gede Putra Darmayuda mengatakan, areal perempatan Pasar Seni Ubud-Puri Agung Ubud emang tidak lebar. Banyaknya penonton pada malam pengerupukan 2026 membuat jalanan menyempit.

"Karena memang area kami di sini memang segini. Dibilang ya luas, dibilang sempit, tapi cukup," kata Darmayuda.

Darmayuda mengatakan, tidak hanya para pecalang yang menjaga pagar barikade besi di tiap pojok perempatan. Ada polisi dan TNI yang membantu membukakan jalan untuk ogoh-ogoh yang akan tampil di perempatan itu.

Selama tidak ada keributan, keramaian malam pengerupukan, adalah wajar. Darmayuda mengatakan, keramaian seperti itu masih dapat dikendalikan.

"Sebenarnya keramaiannya selaras. Masih berimbang dia. Juga keramaian ini berarti mereka menikmati suasana. Ramai tapi harmoninya masih tetap ada," katanya.

Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).Lautan manusia saat ogoh-ogoh anak tampil di perempatan depan Puri Agung Ubud, Rabu (18/3/2026). (Aryo Mahendro/detikBali).

Ogoh-ogoh di Berawa Meriah dan Khidmat

Iring-iringan pengarak ogoh-ogoh masyarakat di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali pada Rabu (18/3/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali).Iring-iringan pengarak ogoh-ogoh masyarakat di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali pada Rabu (18/3/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali).

Suasana pengarakan ogoh-ogoh di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Badung, Bali, Rabu (18/3/2026) malam berlangsung khidmat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, warga Desa Tibubeneng hingga arah Pantai Berawa tampak mengiringi ogoh-ogoh dari masing-masing banjar. Mereka mengenakan pakaian adat Bali, diiringi alunan gamelan, serta dikawal pecalang.

Arak-arakan tersebut juga menarik perhatian wisatawan asing. Sejumlah turis terlihat ikut menyaksikan, bahkan turut mengiringi ogoh-ogoh pada malam pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi.

"So beautifull, bagus banget. Karya seni yang menarik untuk diikuti," ujar William asal Australia.




(nor/nor)











Hide Ads