Garda Revolusi Iran mengklaim telah menembakkan rudal balistik yang menyasar langsung kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan markas komandan angkatan udara Israel.
"Kantor perdana menteri kriminal rezim Zionis dan markas komandan angkatan udara rezim tersebut menjadi sasaran," kata Garda Revolusi Iran dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Iran, Fars, dilansir dari detikNews, Senin (2/3/2026).
Dalam keterangan tersebut, Garda Revolusi menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal balistik Kheibar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Israel Serang Lebanon, 31 Orang Tewas |
Rudal Kheibar pertama kali diperkenalkan pada 2022. Sejak itu, kemampuan jangkauan dan akurasinya menjadi perhatian pejabat keamanan nasional di Eropa dan Israel, serta para pengamat perkembangan teknologi militer Iran.
Media New York Times melaporkan, Kheibar menggunakan bahan bakar padat dan dilengkapi sistem panduan canggih untuk menghantam target. Rudal itu memiliki jangkauan hingga 1.450 kilometer, sehingga secara teknis dapat menjangkau wilayah Israel jika diluncurkan dari Iran.
Selain jaraknya, kemampuan manuver hulu ledak di fase akhir penerbangan menjadi sorotan. Fitur tersebut dinilai memungkinkan rudal menghindari setidaknya sebagian sistem pertahanan udara konvensional.
(dpw/dpw)










































