detikBali

Jadwal Buka Puasa Mataram dan NTB 20 Februari/2 Ramadhan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jadwal Buka Puasa Mataram dan NTB 20 Februari/2 Ramadhan


Trimina Klara - detikBali

Jadwal buka puasa Mataram 2026. (Chat GPT)
Foto: Jadwal buka puasa Mataram 2026. (Chat GPT)
Denpasar -

Bulan Ramadhan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Mataram dan wilayah NTB. Setiap harinya, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.

Untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih teratur, berikut ini adalah jadwal buka puasa untuk Jumat, 20 Februari 2026/2 Ramadhan 1447 H untuk wilayah Mataram dan wilayah NTB.

Jadwal Buka Puasa Mataram dan wilayah NTB 20 Februari 2026/ 2 Ramadhan 1447 H

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kabupaten Bima

Magrib: 18.32 Wita

ADVERTISEMENT

Isya: 19.43 Wita


Kabupaten Dompu

Magrib: 18.33 Wita

Isya: 19.44 Wita


Kabupaten Lombok Barat

Magrib: 18.42 Wita

Isya: 19.53 Wita


Kabupaten Lombok Tengah

Magrib: 18.42 Wita

Isya: 19.52 Wita


Kabupaten Lombok Timur

Magrib: 18.41 Wita

Isya: 19.51 Wita

Kabupaten Lombok Utara

Magrib: 18.42 Wita

Isya: 19.53 Wita


Kabupaten Sumbawa

Magrib: 18.37 Wita

Isya: 19.48 Wita


Kabupaten Sumbawa Barat

Magrib: 18.40 Wita

Isya: 19.50 Wita


Kota Bima

Magrib: 18.32 Wita

Isya: 19.42 Wita


Kota Mataram

Magrib: 18.43 Wita

Isya: 19.53 Wita


Doa Buka Puasa

Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat dimana doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat.

Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.

Dikutip dari detikBali berdasarkan penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam video "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)" yang diunggah ke kanal YouTube resminya, kamu dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa:


Versi Pertama

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabazh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah." (HR Abu Daud)


Versi Kedua

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih." (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan keterangan Ustadz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma'u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.

Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma'u selepas ia membatalkan puasanya.

Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah ...".




(nor/nor)











Hide Ads