Satu hiu martil terdampar di Pantai Kuta, tepatnya di depan Popies 1, Kutabex Market, Kamis (15/1) sekitar pukul 11.30 Wita. Hiu tersebut sempat terseret arus dan kembali terdampar tadi pagi.
Pengelola DTW Pantai Kuta, I Nyoman Arya Arimbawa, mengatakan dari ciri fisiknya berupa kepala yang melebar, hiu tersebut merupakan jenis hiu martil.
"Kalau dari bentuknya sih, itu dilihat kepala martil ya. Head hammer gitu," ujar Arya, Jumat (16/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hendak diamankan untuk dikubur menggunakan alat berat, air laut sedang pasang sehingga hiu tersebut kembali terseret arus ke tengah laut. Namun, keesokan harinya hiu itu kembali terdampar dan akhirnya berhasil dikubur.
"Kebetulan kan gelombangnya, airnya udah mulai pasang. Nah, keseret arus lagi ke tengah laut. Nah, tadi pagi terdampar lagi. Tapi sudah dikubur," jelasnya.
Kondisi hiu saat pertama kali ditemukan dilaporkan masih utuh dan tidak ada organ yang hilang.
"Kalau dilihat dari gambar tim di lapangan sih. Kalau dari gambarnya sih, utuh ya," katanya.
Diduga Akibat Angin Barat
Peristiwa ini sempat menarik perhatian wisatawan yang berada di sekitar lokasi. Informasinya, pihak terkait, termasuk DLHK, akan melakukan analisis untuk mengetahui penyebab pasti terdamparnya hiu tersebut. Namun sementara ini, peristiwa itu diduga kuat akibat angin barat.
"Biasanya kalau di Pantai Kuta angin barat pasti ada. Bukan hanya hiu aja, penyu juga terdampar sebab gelombang arusnya, dia mengarah dari barat yang mungkin terlempar di Kuta," ungkapnya
(dpw/dpw)










































