Pemkot Denpasar Siapkan Ribuan Teba Modern Jelang Penutupan TPA Suwung

Rizki Setyo, Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Selasa, 12 Agu 2025 16:36 WIB
Potret teba vertikal di Pura Agung Lokanatha, Lumintang,Denpasar. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan ribuan titik teba modern sebagai langkah antisipasi penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada akhir 2025.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Denpasar akan membangun 4.700 teba modern untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA. Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Denpasar dan Badung juga akan ditambah melalui APBD Perubahan, serta Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) difungsikan kembali.

"Tadi sudah Pak Wali Kota dan Bupati Badung sudah laporan Denpasar akan dibuat 4.700 teba modern," kata Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/8/2025).

Meski demikian, Koster menyebut langkah tersebut baru bisa mengatasi sekitar 500 ton sampah per hari, sementara jumlah sampah di Bali mencapai ribuan ton. Menurutnya, teknologi insinerator diperlukan untuk mengolah sampah, terutama dari Denpasar dan kawasan Kuta yang volume sampahnya tinggi.

"Maka yang di Denpasar dan Badung ada Badung bagian kuta utara dan selatan, itu kan daerah pariwisata volume sampahnya besar. Di Denpasar volume sampahnya besar di ruang-ruang yang padat itu," ujarnya.

Koster mengatakan pemasangan insinerator akan dilakukan setelah revisi Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Lingkungan diterbitkan.

"(Lokasi) Ada lahan lain, tidak di situ. Bukan lagi (dekat Suwung), jauh," jelasnya.

Anggaran pembangunan insinerator diperkirakan sekitar Rp 2 triliun dan akan menggunakan skema investasi sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah daerah juga harus menyiapkan lahan minimal 5 hektare.

"Jadi kalau itu sudah jadi, beres sampah itu. Perlu waktu untuk transisi ini. Kan sampahnya keluar setiap hari, maka sekarang yang dioptimalkan TPS3R, teba modern, TPST, itu dulu," tambahnya.

Simak Video "Video: Truk-truk Sampah Kepung Kantor Gubernur Bali, Protes TPA Ditutup"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork