Bikin Geger, Penemuan Mayat Tinggal Tulang Belulang di Bengkala Buleleng

Bikin Geger, Penemuan Mayat Tinggal Tulang Belulang di Bengkala Buleleng

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Jumat, 19 Agu 2022 09:50 WIB
Proses Evakuasi Temuan Mayat Misterius di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (18/8/2022).
Foto: Proses Evakuasi Temuan Mayat Misterius di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (18/8/2022).(istimewa)
Buleleng -

Warga di Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah menjadi tulang belulang, pada Kamis (18/8/2022) pukul 17.00 Wita. Hingga kini identitas mayat tersebut belum diketahui.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya mengatakan mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Made Sukerta (50) asal Banjar Dinas Kajanan, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Saat itu dia hendak melihat kebunnya. Namun sesampainya di lokasi ia malah mencium bau tidak sedap di areal kebun miliknya. Sontak saat itu dia menelusuri asal bau busuk tersebut. Tanpa diduga ternyata bau busuk tersebut berasal dari mayat yang sudah berupa tulang belulang.


"Itu kan ditemukan oleh warga karena berasal dari bau busuk, saat ditemukan sudah berupa tulang belulang," kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi detikBali, Jumat (19/8/2022).

Kemudian terkait dengan ciri-ciri temuan mayat pihaknya belum bisa memastikan apakah itu berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Sebab kondisi mayat itu sudah hancur dan menjadi tulang belulang.

Maka dari itu untuk mengetahui identitas dari mayat misterius itu. Pihaknya telah membawa mayat tersebut ke Laboratorium Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng melalui pengambilan sampel DNA.

"Karena jasadnya sudah tidak bisa diidentifikasi. Jadi jenazah itu dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan autopsi dan nanti diambil beberapa sampel untuk tes DNA kepada orang yang diduga hilang pada dua bulan yang lalu, nenek yang pernah saya posting itu yang berasal dari Desa Bila," tukasnya.



Simak Video "Kata Komnas HAM Soal Tak Ada Indikasi Penganiayaan Brigadir J"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)