Buleleng Kekurangan 1.531 Guru ASN, Pemkab Akan Buka PPPK Tahap 3

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Kamis, 28 Jul 2022 15:04 WIB
Kadisdikpora Kabupaten Buleleng Made Astika
Kadisdikpora Kabupaten Buleleng Made Astika. Foto: Made Wijaya Kusuma
Buleleng -

Kabupaten Buleleng ternyata masih kekurangan 1.531 tenaga pendidik atau guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah itu dari kalangan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Made Astika menyebut kekurangan guru dengan status ASN sebanyak 1.531 orang itu dengan rincian sebanyak 39 orang di jenjang Paud, 871 orang di jenjang SD, dan 621 orang di jenjang SMP.

Jumlah itu menurut Astika sudah berkurang dari tahun sebelumnya. Sebab di tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng telah membuka formasi PPPK guru sebanyak 2.552 orang. Namun dari formasi yang diusulkan itu yang lolos hanya sebanyak 1.489 orang.


Untuk itu, Pemkab Buleleng selanjutnya akan melakukan upaya dengan mengisi kekurangan jumlah guru tersebut secara bertahap melalui formasi PPPK tahap 3 nanti.

"Nah ini nanti akan direkrut melalui PPPK dalam sistem yang akan dibuka. Mudah-mudahan segera kita menunggu dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kemenpan RB di beberapa bulan ke depan ini," kata Kadisdikpora Kabupaten Buleleng Made Astika, saat dikonfirmasi Kamis (28/7/2022).

Astika mengatakan jumlah guru itu bersifat dinamis. Sebab setiap tahunnya pasti ada guru yang pensiun. Pada tahun 2021 saja diperkirakan jumlah guru yang pensiun lebih dari 100 orang. Pada jenjang SMP sendiri sebanyak 61 orang. Dia pun berharap agar perekrutan PPPK tahap 3 nanti bisa mengakomodir guru honorer dan guru kontrak nantinya. Mengingat upah guru honorer dan kontrak di Buleleng itu hanya sebesar Rp 60 ribu per jam mata pelajaran.

"Harapannya, seluruh honorer bisa menjadi ASN, sesuai dengan ketentuan, kita akan mengusulkan lagi sisa formasi tahun lalu yakni sebanyak 1063, mudah-mudahan bisa optimal itu," tukasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buleleng I Gede Wisnaya mengatakan terkait dengan pelaksanaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2022, pihaknya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.

"Menurut informasi ada (rekrutmen PPPK tahap 3), tapi kita tunggu informasi selanjutnya dari pemerintah pusat ya. Jadi belum ada kepastian untuk waktunya, kapan dilaksanakan," kata Wisandika.



Simak Video "173.329 Guru Honorer Lulus PPPK Tahap 1, Cek di Laman Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/mud)