Viral Corat-coret di Areal Pura Gubug, Perbekel Munduk Buka Suara

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Sabtu, 07 Mei 2022 10:51 WIB
Aksi corat-coret di seputaran kawasan suci Pura Gubug Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Aksi corat-coret di seputaran kawasan suci Pura Gubug Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. (Foto: ist)
Buleleng -

Setelah sempat viral di media sosial Instagram beberapa waktu lalu, kini aksi corat-coret atau vandalisme yang terjadi di areal penyengker kawasan suci Pura Gubug, Danau Tamblingan perlahan mulai menguak fakta baru.

Berdasarkan informasi yang diperoleh detikBali diduga pelaku vandalisme bukanlah berasal dari kalangan siswa yang merayakan kelulusan.

Melainkan ada oknum yang tidak bertanggungjawab ikut menyusup dalam konvoi perayaan kelulusan siswa SMA tersebut.


Hal itu disampaikan langsung oleh Perbekel Desa Munduk, I Nyoman Niryasa, S.H saat dihubungi oleh detikBali, Sabtu (7/6/2022) pagi.

Ia membenarkan adanya aksi vandalisme di areal kawasan suci Pura Gubug Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (5/5/2022) lalu disaat para siswa SMA merayakan kelulusan.

Kata Nyoman Niryasa, aksi vandalisme tersebut bukan dilakukan oleh para siswa, akan tetapi diduga dilakukan oleh oknum bukan siswa yang ikut bergabung dalam euphoria aksi corat-coret baju pada saat itu.

Hal itu diketahuinya lantaran ada foto yang memperlihatkan pelaku pada saat melakukan aksinya di areal penyengker pura.

Serta pengakuan dari siswa yang telah melakukan corat-coret baju sebelum berada di kawasan danau tamblingan.

"Bukan siswa pelakunya, ada penyusup lah istilahnya memang bukan siswa tapi ikut gabung sama rombongan. Dan saya sudah dapat fotonya, betul dia itu pakai pakaian siswa tapi bukan siswa. Dia yang dilihat membawa cat" katanya.

Kemudian saat ditanya soal tindak lanjut dari aksi vandalisme tersebut, Nyoman Niryasa menjelaskan bahwa dirinya akan melakukan penjajakan ke pelaku untuk mengetahui tujuannya melakukan tindakan tersebut.

"Segera kita akan cari orangnya dulu biar sampai ketemu, untuk mengetahui apa tujuan dia melakukan aksi itu. Saya juga akan ngasih arahan supaya tidak mengulangi hal-hal seperti ini lagi mengingat Desa Munduk merupakan desa wisata yang mau bangkit kembali, jadi jangan sampai dicemari dengan hal-hal seperti ini lagi" tukasnya.



Simak Video "Momen GP Ansor Geruduk Holywings Minta Ditutup"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)