detikNewsSenin, 06 Des 2021 15:32 WIB
Eks Penyidik KPK AKP Robin Dituntut 12 Tahun Bui
Mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta susbsider 6 bulan kurungan.
detikNewsSenin, 06 Des 2021 15:32 WIB
Mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta susbsider 6 bulan kurungan.
detikNewsSelasa, 23 Nov 2021 18:21 WIB
Eks penyidik KPK AKP Robin mengajukan permohonan JC usai mengungkap komunikasi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dengan Walkot Tanjungbalai. Ini kata KPK.
detikNewsSelasa, 23 Nov 2021 09:55 WIB
Majelis hakim yang mengadili kasus suap AKP Robin dibuat geram olehnya. Hakim menegur Robin dinilai telah mengarang cerita tentang rentenir yang ditakutinya.
detikNewsSenin, 22 Nov 2021 19:37 WIB
Mantan penyidik KPK AKP Robin mengajukan permohonan justice collaborator (JC). Robin mengakui dia salah dan memalukan institusi KPK dan Polri.
detikNewsSenin, 22 Nov 2021 19:07 WIB
Mantan penyidik KPK AKP Robin beberapa kali mengubah keterangannya di persidangan. Kali ini, keterangan BAP saat menjadi saksi di kasus suapnya. Seperti apa?
detikNewsSenin, 22 Nov 2021 18:43 WIB
Jaksa KPK Lie Putra Setiawan mengungkapkan BAP mantan penyidik KPK AKP Robin Pattuju menerima uang Rp 200 juta dari mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.
detikNewsSenin, 22 Nov 2021 18:00 WIB
Jaksa KPK menyebut mantan penyidik KPK AKP Robin memiliki safe house yang digunakan untuk transaksi pembagian uang suap perkara. Robin pun menjelaskan.
detikNewsSenin, 15 Nov 2021 23:18 WIB
Jaksa KPK mencecar Maskur Husain, terdakwa kasus suap mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju, terkait justice collaborator (JC) yang diajukan Maskur.
detikNewsSenin, 15 Nov 2021 21:18 WIB
Maksur Husain mengaku menerima uang dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado terkait perkara Lampung Tengah. Maskur mengaku menerima uang bersama AKP Robin.
detikNewsSenin, 15 Nov 2021 19:39 WIB
Maskur Husain mengakui menerima uang dari sejumlah orang yang beperkara di KPK. Uang itu digunakan salah satunya untuk maju jadi bacawalkot Ternate.