detikJatimSenin, 15 Sep 2025 14:15 WIB
Gunungan Sampah di TPA Jabon Sidoarjo Capai 15 Meter
Tumpukan sampah di TPA Jabon, Sidoarjo, mencapai 15 meter. Masalah utama adalah sampah organik bernilai rendah yang sulit diolah.
detikJatimSenin, 15 Sep 2025 14:15 WIB
Tumpukan sampah di TPA Jabon, Sidoarjo, mencapai 15 meter. Masalah utama adalah sampah organik bernilai rendah yang sulit diolah.
detikNewsMinggu, 14 Sep 2025 21:09 WIB
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meresmikan panen perdana maggot di Jabungan. Program GUMREGAH mengelola sampah organik dan memberdayakan masyarakat.
detikNewsSabtu, 13 Sep 2025 14:54 WIB
Eddy Soeparno menyoroti masalah sampah di Indonesia. Ia dorong kolaborasi pemerintah untuk pengelolaan sampah dan dukungan Perpres baru bagi Palembang.
detikNewsSabtu, 13 Sep 2025 14:07 WIB
Menteri Sosial Gus Ipul tinjau pemilahan sampah di Bali. Ia dorong kolaborasi pemberdayaan masyarakat untuk pengelolaan sampah dan peningkatan pendapatan.
detikBaliSabtu, 13 Sep 2025 10:57 WIB
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengunjungi SRMP 17 Tabanan, Bali, mengajak siswa peduli lingkungan dan pentingnya pemilahan sampah sejak dini.
detikSumbagselSabtu, 13 Sep 2025 07:00 WIB
Pemkot Palembang berupaya mengelola sampah menjadi energi listrik. Wali Kota Ratu Dewa menunggu regulasi untuk mendukung proyek ini.
detikJatengKamis, 11 Sep 2025 13:00 WIB
Perusahaan dari Jepang dan Amerika tertarik kelola sampah di TPA Troketon, Klaten, dengan teknologi pengubah sampah menjadi listrik.
detikBaliSabtu, 06 Sep 2025 07:02 WIB
Sopir truk sampah di TPA Suwung menghadapi penutupan bertahap. Mereka khawatir kehilangan pekerjaan, namun pemerintah menjanjikan solusi pengolahan sampah baru.
detikBaliJumat, 05 Sep 2025 18:29 WIB
Warga sekitar TPA Suwung menggantungkan hidup dari sampah. Penutupan TPA tanpa solusi akan menyulitkan mereka. Simak kisah perjuangan mereka di sini.
detikBaliJumat, 05 Sep 2025 17:13 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster minta masyarakat urus sampah sendiri, namun banyak yang menilai Pemprov juga bertanggung jawab. Prof Wijaya kritik pernyataan Koster.