detikNewsRabu, 23 Nov 2022 23:02 WIB
AKBP Bambang Tersangka Gratifikasi Gugat Praperadilan, KPK: Kami Hadapi!
Ali menjelaskan bahwa KPK mengantongi alat bukti cukup saat memutuskan AKBP Bambang sebagai tersangka.
detikNewsRabu, 23 Nov 2022 23:02 WIB
Ali menjelaskan bahwa KPK mengantongi alat bukti cukup saat memutuskan AKBP Bambang sebagai tersangka.
detikNewsRabu, 23 Nov 2022 12:55 WIB
KPK tetapkan anggota Divisi Hukum Mabes Polri, AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pemalsuan surat perebutan ahli waris.
detikSulselSabtu, 05 Nov 2022 06:30 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri menuai sorotan karena menemui tersangka Lukas Enembe di rumahnya di Jayapura. Namun pihak KPK menilai kunjungan Firli sudah sesuai KUHP.
detikSulselKamis, 03 Nov 2022 16:10 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap pembicaraan khusus dengan Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura. Firli menghabiskan 15 menit dalam pembicaraan khusus itu.
detikSulselKamis, 03 Nov 2022 15:50 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap pemeriksaan tim KPK ke Gubernur Papua Lukas Enembe terkait kasus suap dan gratifikasi Rp 1 miliar sudah cukup.
detikSulselSelasa, 25 Okt 2022 18:22 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe-keluarga hari ini berkumpul membicarakan rencana Ketua KPK Firli Bahuri ke Jayapura. Pihak Lukas bersedia diperiksa di Jayapura.
detikSulselSenin, 24 Okt 2022 20:49 WIB
KPK mengungkapkan lebih dari 50 orang saksi sudah diperiksa di kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.
detikSulselSelasa, 18 Okt 2022 21:25 WIB
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku kliennya menyambut baik rencana Ketua KPK ke Jayapura. Petrus juga menilai rencana itu sikap yang adil dari KPK.
detikSulselSelasa, 11 Okt 2022 07:00 WIB
Istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe menolak jadi saksi terkait kasus suap dan gratifikasi di KPK. Tim hukum mengungkap alasan yuridis hingga hukum adat.
detikSulselSenin, 10 Okt 2022 15:59 WIB
Istri dan anak Lukas Enembe menolak menghadiri panggilan KPK sebagai saksi dugaan suap dan gratifikasi. Ini karena ada hukum adat Papua yang melarang keduanya.