Cristiano Ronaldo dijatuhi hukuman skorsing selama 30 hari setelah meninggalkan Timnas Portugal. Sanksi tersebut tergolong ringan jika dibandingkan dengan hukuman yang pernah diterima Ricardo Carvalho, yang diskors hingga satu tahun karena kasus serupa.
Dewan Disiplin Federasi Sepakbola Portugal menjatuhkan sanksi tersebut pada Senin (19/10) waktu setempat. Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal, dilarang bermain selama 30 hari dan diwajibkan membayar denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp 5,1 juta.
Sanksi itu diberikan setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada jeda internasional bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo diketahui kecewa karena tidak dimainkan oleh pelatih Jorge Jesus ketika Portugal menghadapi Norwegia. Mantan pemain Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus tersebut kemudian meninggalkan skuad Portugal sebelum pertandingan berikutnya menghadapi Denmark di UEFA Nations League.
Perselisihan tersebut semakin memanas setelah Ronaldo disebut marah kepada Jorge Jesus. Pemain yang telah memenangkan lima Ballon d'Or itu kemudian menyampaikan pernyataan panjang yang pada intinya mengungkapkan kekecewaannya karena merasa telah dibohongi sang pelatih.
Kasus tersebut akhirnya berujung pada pemberian sanksi terhadap Ronaldo. Media Portugal, A Bola, kemudian membandingkan hukuman yang diterima CR7 dengan kasus serupa yang pernah dialami Ricardo Carvalho.
Carvalho pernah mendapat hukuman pada 2011 setelah meninggalkan Timnas Portugal menjelang pertandingan melawan Siprus dalam Kualifikasi Euro 2012.
Mantan bek Chelsea dan Real Madrid tersebut memilih meninggalkan skuad setelah mengetahui dirinya tidak masuk dalam susunan pemain utama. Tindakan itu kemudian membuat Federasi Sepakbola Portugal menjatuhkan hukuman berat kepadanya.
Carvalho awalnya dijatuhi larangan bermain untuk Portugal selama dua tahun, sebelum akhirnya hukuman tersebut dikurangi menjadi satu tahun. Ia juga kehilangan hak untuk memperoleh bonus apabila Portugal berhasil lolos ke putaran final Euro 2012.
"Mengingat riwayat olahraga sang atlet, Dewan Direksi FPF memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa penangguhan Ricardo Carvalho selama satu tahun dari Tim Nasional - Clube Portugal, serta pencabutan hak atas hadiah yang akan diberikan jika Tim Nasional lolos ke babak final Euro 2012," demikian bunyi pernyataan resmi PFF saat itu sebagaimana dilansir detikSport.
Carvalho kemudian kembali memperkuat Portugal tiga tahun setelah kejadian tersebut. Ia kembali dipanggil oleh Fernando Santos dan menjadi bagian dari skuad Portugal yang berhasil menjuarai Euro 2016.
Sementara itu, Ronaldo sebelumnya terancam mendapat hukuman maksimal enam bulan akibat meninggalkan Timnas Portugal. Namun, sanksi tersebut akhirnya dipangkas menjadi hanya satu bulan.
Besaran denda yang diterima Ronaldo juga terbilang kecil jika dibandingkan dengan penghasilannya sebagai pesepakbola. Gajinya diketahui mencapai ratusan juta euro per tahun.
