Polisi Ungkap Dugaan Motif Penembakan Maut Anggota Ormas di Deli Serdang

Polisi Ungkap Dugaan Motif Penembakan Maut Anggota Ormas di Deli Serdang

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Rabu, 21 Okt 2026 06:00 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan. (Foto: Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Deli Serdang -

Polisi mengungkap dugaan motif penembakan yang menyebabkan seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) meninggal dunia di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, dugaan sementara motif penembakan tersebut berkaitan dengan masalah pribadi antara pelaku dan korban.

"Diduga motif pribadi," ucapnya saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (20/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, pihaknya masih mendalami motif sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

"Iya, untuk motif saat ini masih dalam pendalaman," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ferry meminta masyarakat bersabar dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian. Ia memastikan kasus itu ditangani secara profesional dan transparan.

Ia juga menyebut pihaknya terus melakukan upaya untuk menangkap pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Seorang warga Deli Serdang berinisial DN tewas diduga ditembak rekannya sendiri di dalam mobil di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Polisi masih menyelidiki motif penembakan tersebut.

Peristiwa itu sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pria yang merupakan keluarga korban berteriak di sebuah rumah sakit karena tidak terima keluarganya diduga tewas ditembak.

Pria tersebut bahkan mengancam akan membalas dendam kepada pelaku yang disebut bernama Husein Sukri. Pria itu juga menyebut ada tiga orang yang menjadi korban penembakan. Satu orang dilaporkan tewas.

"Meninggal orang itu. Nyawa dibalas nyawa. Kalau tidak tutup mata polisi dua jam saja, kupastikan aku tidak masalah dipenjarakan seumur hidup. Yang penting Husein Sukri mati," ucap pria tersebut dalam video.

"Nyawa dibayar nyawa. Tiga orang korban kena tembak, satu orang sudah tewas. Mana tangkapan polisi, kapolsek, kapolres, kapolda?," lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, penembakan terjadi di dalam mobil yang ditumpangi korban.

"Informasinya, itu penembakan di dalam mobil antara sesama ormas (satu ormas)," kata Ferry, Senin (19/10).

Ferry membenarkan satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap kejadian itu.

"Satu orang meninggal dunia," ujarnya.



(afb/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads