Polisi Amankan 3 Orang Terkait Kasus Penembakan Maut di Deli Serdang

Polisi Amankan 3 Orang Terkait Kasus Penembakan Maut di Deli Serdang

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Selasa, 20 Okt 2026 17:19 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.
Foto: Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan. (Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Medan -

Polisi mengamankan tiga orang terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pria di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Sementara, pelaku utama yang merupakan otak penembakan dalam kasus ini masih diburu.

"Iya, memang benar beberapa waktu lalu terjadi penembakan terhadap salah seorang yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah Deli Serdang. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Ditreskrimum Polda Sumut, Kami sudah mengamankan tiga orang," jelasnya Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan , Selasa (20/10/2026).

Dia mengatakan, ketiga orang tersebut diamankan tim Polda Sumut saat ini masih berstatus sebagai saksi dalam kasus penembakan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini statusnya masih sebagai saksi," ucapnya.

Sementara itu, pelaku utama yang diduga menjadi otak penembakan hingga menyebabkan korban meninggal dunia masih dalam pencarian polisi. Pelaku diduga melarikan diri setelah melakukan aksinya.

ADVERTISEMENT

"Iya, untuk pelaku utamanya, yang saat ini dianggap sebagai otak pelaku, masih dalam pencarian petugas," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Deli Serdang berinisial DN tewas diduga ditembak rekannya sendiri di dalam mobil di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Polisi masih menyelidiki motif penembakan tersebut.

Peristiwa itu sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pria yang merupakan keluarga korban berteriak di sebuah rumah sakit karena tidak terima keluarganya diduga tewas ditembak.

Pria tersebut bahkan mengancam akan membalas dendam kepada pelaku yang disebut bernama Husein Sukri. Pria itu juga menyebut ada tiga orang yang menjadi korban penembakan. Satu orang dilaporkan tewas.

"Meninggal orang itu. Nyawa dibalas nyawa. Kalau tidak tutup mata polisi dua jam saja, kupastikan aku tidak masalah dipenjarakan seumur hidup. Yang penting Husein Sukri mati," ucap pria tersebut dalam video.

"Nyawa dibayar nyawa. Tiga orang korban kena tembak, satu orang sudah tewas. Mana tangkapan polisi, kapolsek, kapolres, kapolda?" lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, penembakan terjadi di dalam mobil yang ditumpangi korban.

"Informasinya, itu penembakan di dalam mobil antara sesama ormas," kata Ferry saat dikonfirmasi detikSumut melalui telepon seluler, Senin (19/10/2026).

Ferry membenarkan satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap kejadian itu.

"Satu orang meninggal dunia," ujarnya.

Usai melakukan penembakan, pelaku melarikan diri.

"Pelaku melarikan diri," katanya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk mendalami motif penembakan dan memburu pelaku.

"Jadi, motifnya masih kita dalami," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Satpam Masjid di AS Tewas Lindungi Jemaah saat Insiden Penembakan"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads