Polda Sumatera Utara (Sumut) menyelidiki asal-usul senjata api yang digunakan dalam kasus penembakan di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Diketahui dalam kasus penembakan itu, seorang pria berinisial DN tewas.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan berdasarkan informasi awal yang diterimanya, polisi telah mengamankan barang bukti berupa senjata api.
"Iya, pengakuan sementara, senjata api tersebut sudah diamankan sebagai barang bukti oleh Ditreskrimum Polda Sumut," ujar Ferry, Selasa (20/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry mengatakan, berdasarkan informasi sementara, senjata api tersebut diduga milik korban. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.
"Pengakuannya, senjata api itu milik korban,"ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, pelaku utama yang diduga menjadi otak penembakan hingga menyebabkan korban meninggal dunia masih dalam pencarian polisi. Pelaku diduga melarikan diri setelah melakukan aksinya.
"Iya, untuk pelaku utamanya, yang saat ini dianggap sebagai otak pelaku, masih dalam pencarian petugas," ujarnya.
Untuk diketahui, seorang warga Deli Serdang berinisial DN tewas diduga ditembak rekannya sendiri di dalam mobil di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Polisi masih menyelidiki motif penembakan tersebut.
Peristiwa itu sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pria yang merupakan keluarga korban berteriak di sebuah rumah sakit karena tidak terima keluarganya diduga tewas ditembak.
Pria tersebut bahkan mengancam akan membalas dendam kepada pelaku yang disebut bernama Husein Sukri. Pria itu juga menyebut ada tiga orang yang menjadi korban penembakan. Satu orang dilaporkan tewas.
"Meninggal orang itu. Nyawa dibalas nyawa. Kalau tidak tutup mata polisi dua jam saja, kupastikan aku tidak masalah dipenjarakan seumur hidup. Yang penting Husein Sukri mati," ucap pria tersebut dalam video.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, penembakan terjadi di dalam mobil yang ditumpangi korban.
"Informasinya, itu penembakan di dalam mobil antara sesama ormas," kata Ferry saat dikonfirmasi detikSumut melalui telepon seluler, Senin (19/10/2026).
Ferry membenarkan satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Namun, pihaknya masih mendalami kronologi lengkap kejadian itu.
"Satu orang meninggal dunia," ujarnya.
Usai melakukan penembakan, pelaku melarikan diri.
"Pelaku melarikan diri," katanya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk mendalami motif penembakan dan memburu pelaku.
"Jadi, motifnya masih kita dalami," pungkasnya.
Simak Video "Bermain ATV dan Menikmati Keindahan Kampung Ladang di Deli Serdang"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)
