Detik-detik Anggota DPRD Madina Ditikam karena Perselisihan Lama

Round Up

Detik-detik Anggota DPRD Madina Ditikam karena Perselisihan Lama

Tim detikSumut - detikSumut
Senin, 05 Okt 2026 09:41 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto: detik
Mandailing Natal -

Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Binsar Nasution, ditikam oleh salah seorang warga Bernama Yusuf Pulungan (60) setelah menggelar kegiatan reses. Yusuf menikam Binsar setelah keduanya terlibat perselisihan di masa lalu.

Staf Humas Polres Madina Aiptu R Manurung
R Manurung menjelaskan peristiwa penikaman itu terjadi Sabtu (3/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban baru selesai melaksanakan reses di lokasi tersebut.

"Peristiwa (penikaman) tersebut terjadi di samping rumah warga bernama Husnah Lubis, Desa Pintu Padang Julu. Tidak lama kemudian, seorang laki-laki mendatangi korban dan merangkulnya dari belakang. Korban dan rekannya diduga tidak menyadari bahwa pria tersebut membawa senjata tajam," ujarnya, Minggu (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku kemudian diduga menikam korban menggunakan pisau hingga mengenai bagian leher sebelah kanan dan punggung sebelah kanan," lanjut dia.

Usai ditikam, korban meminta pertolongan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Pelaku kemudian mengejar korban hingga akhirnya korban terjatuh.

ADVERTISEMENT

"Korban kemudian berteriak kesakitan dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Pelaku diduga masih mengejar korban di sekitar rumah Husnah Lubis hingga korban terjatuh di halaman rumah tersebut," jelasnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian mengevakuasi korban. Selanjutnya Binsar dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

"Korban selanjutnya dievakuasi oleh anggota dan dibawa ke Puskesmas Siabu untuk mendapatkan penanganan medis," ucapnya.

Setelah menerima informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran dan mengamankan terduga pelaku. "Kami mengamankan terduga pelaku," ujarnya.

Selanjutnya, keluarga korban membuat laporan polisi. Petugas juga mendata dan mencatat keterangan para saksi.

"Masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut guna mengungkap secara lengkap kronologi, motif, serta fakta-fakta hukum dalam perkara ini," pungkasnya.

Korban Ditikam karena Persoalan Lama

R Manurung mengatakan, berdasarkan keterangan awal, pelaku Yusuf mengaku bahwa penikaman tersebut berkaitan dengan persoalan lama terkait jual-beli antara dirinya dan korban.

"Dugaan motif kejadian berkaitan dengan perselisihan lama," ujarnya.

Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan dengan jual-beli harta warisan antara korban dan pelaku. Keduanya sempat berselisih dalam persoalan tersebut, sehingga masalah tersebut terpendam dan diduga diluapkan saat bertemu antara pelaku dengan korban.

"Berkaitan dengan perselisihan lama mengenai harta warisan yang sebelumnya dijual kepada korban," ungkapnya.

Aiptu R Manurung mengatakan pelaku diduga masih menyimpan perasaan tidak senang atas persoalan tersebut. Perasaan itu kemudian dilampiaskan saat bertemu dengan korban setelah kegiatan reses.

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami motif tersebut untuk memastikan apakah benar penikaman dipicu persoalan harta warisan atau ada motif lainnya.

"Namun, motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Empat Anak TK Tewas Ditikam di Kampala, Pelaku Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads