Polrestabes Medan segera memintai keterangan para siswa yang diduga merundung bocah perempuan kelas 6 SD di Kota Medan. Pemeriksaan direncanakan akan dilakukan pekan depan.
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga mengatakan ada lima orang anak yang diduga melakukan perundungan ke korban.
"Jadwal undangan ke anak-anak (terduga) pelaku pekan depan. Ada 5 anak," kata Dearma, Rabu (30/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dearma menyebut penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi. Sejauh ini, ada 8 saksi yang dimintai keterangan.
Perwira pertama Polri itu menyebut kondisi korban kini sudah membaik, meski belum sekolah.
"Sudah periksa saksi-saksi, 8 saksi," jelasnya.
Wakapolsek Medan Kota, AKP Harles Gultom mengatakan peristiwa itu terjadi Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun. Pihaknya telah menjemput korban dan membawanya ke Polsek Medan Kota untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu.
"Di mana korban adalah anak di bawah umur dan juga pelaku juga kawannya sendiri yang mana anak di bawah umur juga," kata Harles, Senin (28/9).
Harles menyebut peristiwa di video viral itu terjadi Selasa (22/9) malam. Para pelaku perundungan itu merupakan anak tetangga korban.
"Jadi, awal permasalahan ini terjadi cekcok antara korban dengan para pelaku. Diduga terjadi penganiayaan tersebut sehingga pelaku memukul korban yang dilakukan oleh lebih dari tiga orang pelaku. Mungkin ada ketersinggungan. Jadi, pelaku tersebut memukul sehingga si korban mengalami luka," jelasnya.
Setelah kejadian itu, korban juga diancam oleh orang tua salah satu pelaku akan ditabrak menggunakan becak. Akibatnya, korban sampai ketakutan sekolah. Para pelaku diketahui duduk di bangku SMP.
"Pelaku juga diancam oleh salah seorang orang tua daripada si pelaku apabila si korban sekolah akan ditabrak oleh orang tua si pelaku menggunakan becaknya sendiri. Karena dengan trauma tersebut, si korban akhirnya ketakutan untuk ke sekolah," sebutnya.
Belakangan peristiwa itu viral di media sosial. Usai melihat video viral itu, petugas kepolisian langsung turun menyelidiki informasi itu.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal iu mengatakan setelah korban dimintai keterangan, korban didampingi ke Polrestabes Medan untuk membuat laporan. Kasus tersebut secara resmi telah dilaporkan ke Polrestabes Medan.
Simak Video "Video: Keren! Bocah SD Kemusu Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)
