Bocah SD di Medan Diancam Ditabrak-Dirundung Murid SMP hingga Ketakutan Sekolah

Bocah SD di Medan Diancam Ditabrak-Dirundung Murid SMP hingga Ketakutan Sekolah

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 28 Sep 2026 19:00 WIB
Kantor Polsek Medan Kota.
Foto: Kantor Polsek Medan Kota. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Bocah perempuan yang masih duduk di kelas 6 SD diduga menjadi korban perundungan siswa SMP di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, korban juga diancam akan ditabrak hingga membuat korban ketakutan pergi sekolah.

Peristiwa perundungan dan penganiayaan ke korban itu viral di media sosial. Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Senin (28/9/2026), terlihat ada seorang wanita yang dijambak dan dipukuli oleh wanita berbaju hitam.

Wanita berbaju hitam itu dengan brutalnya memukuli korban hingga korban tersungkur ke tanah. Di lokasi ada beberapa orang lainnya. Ada juga yang memvideokan peristiwa itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah korban tersungkur, ada wanita lain yang memukuli korban. Selain itu, wanita tersebut duduk di atas tubuh korban sembari menamparnya berulang kali.

Korban terdengar menangis. Sekeliling korban terdengar menertawakan korban dan menyebut korban hanya akting.

ADVERTISEMENT

Wakapolsek Medan Kota, AKP Harles Gultom mengatakan peristiwa itu terjadi Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun. Pihaknya telah menjemput korban dan membawanya ke Polsek Medan Kota untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu.

"Di mana korban adalah anak di bawah umur dan juga pelaku juga kawannya sendiri yang mana anak di bawah umur juga," kata Harles.

Harles menyebut peristiwa di video viral itu terjadi pada Selasa (22/9) malam. Para pelaku perundungan itu merupakan anak tetangga korban.

Perundungan itu berawal saat terjadi cekcok antara para pelaku dan korban hingga berujung penganiayaan. Namun, Harles belum memerinci lebih lanjut terkait permasalahan keduanya itu.

"Jadi, awal permasalahan ini terjadi cekcok antara korban dengan para pelaku. Diduga terjadi penganiayaan tersebut sehingga pelaku memukul korban yang dilakukan oleh lebih dari tiga orang pelaku. Mungkin ada ketersinggungan. Jadi, pelaku tersebut memukul sehingga si korban mengalami luka," jelasnya.

Setelah kejadian itu, korban juga diancam oleh orang tua salah satu pelaku akan ditabrak menggunakan becak. Akibatnya, korban sampai ketakutan sekolah. Para pelaku diketahui duduk di bangku SMP.

"Pelaku juga diancam oleh salah seorang orang tua daripada si pelaku apabila si korban sekolah akan ditabrak oleh orang tua si pelaku menggunakan becaknya sendiri. Karena dengan trauma tersebut, si korban akhirnya ketakutan untuk ke sekolah," sebutnya.

Belakangan peristiwa itu viral di media sosial. Usai melihat video viral itu, petugas kepolisian langsung turun menyelidiki informasi itu.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal itu mengatakan setelah korban dimintai keterangan, korban didampingi ke Polrestabes Medan untuk membuat laporan.

Tante korban bernama Rahmadana (38) mengatakan awalnya tidak mengetahui soal informasi itu. Belakangan, Rahmadana diberitahu bahwa korban dikeroyok.

Namun, saat itu, dia mengabaikannya karena mengira hal itu hanya perkelahian antara anak-anak saja. Tak lama setelah itu, korban mengeluhkan sakit ke neneknya.

Selain itu, korban juga tidak mau sekolah karena dikeroyok itu.

"Tiba-tiba nggak mau sekolah lagi, dia kan ujian. Jadi, saya tanda tanya, kenapa dia gak sekolah," jelasnya.

Alhasil, Rahmadana pun menuju sekolah korban. Pihak sekolah kemudian memanggil orang-orang yang diduga merundung korban.

Rahmadana pun menyuruh anak-anak itu untuk datang ke rumahnya untuk menjelaskan soal kejadian itu.

Belakangan, dia menerima pesan berisi video saat korban dirundung. Tak terima dengan hal itu, Rahmadana membagikannya ke teman-temannya hingga menjadi viral

"Gara-gara itu anak saya tidak mau sekolah, sampai sekarang, ketakutan. Kami coba suruh keluar, dia tidak mau. Karena mungkin kemarin ada orang tuanya datang ke rumah kami, ribut," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Keren! Bocah SD Kemusu Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads