Komplotan Bersenjata Jebak Remaja Modus Diajak ke Kos Wanita di Deli Serdang

Komplotan Bersenjata Jebak Remaja Modus Diajak ke Kos Wanita di Deli Serdang

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 18 Sep 2026 20:01 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra
Medan -

Komplotan pencuri yang beraksi menggunakan senapan angin merampas motor seorang remaja di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengajak korban ke rumah wanita yang baru dikenalnya.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol D Raja Putra Napitupulu mengatakan peristiwa itu terjadi di Pasar IX Tanah Garapan, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Selasa (15/9/2026). Dalam kasus ini, polisi menangkap lima pelaku, yakni IG (18), JG (19), GT (19), F (20), dan seorang perempuan berinisial TG (18).

Para pelaku ditangkap di salah satu rumah di Jalan Besi Ujung, Desa Manunggal, Rabu (16/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lima orang pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah korban membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan," kata Raja, Jumat (18/9).

ADVERTISEMENT

Raja mengatakan kejadian berawal saat korban inisial R (19) berkenalan dengan seseorang lewat aplikasi kencan Omi. Setelah bertukar nomor WhatsApp, korban diajak untuk bertemu di kawasan Jalan Serbaguna Ujung, Desa Helvetia, pada Selasa sekira pukul 00.30 WIB.

Saat itu, korban bertemu dengan pelaku TG yang juga menjadi bagian dari komplotan tersebut. Setelah bertemu, korban diajak pelaku pergi membeli sate hingga diajak ke rumah kosnya.

Selang beberapa waktu, pelaku lain pun datang dan langsung menuduh korban melakukan perbuatan mesum dengan TG. Selain itu, para pelaku juga memukuli korban dan mengancamnya menggunakan senapan angin.

"Senapan angin tersebut sempat dikokang dan diarahkan kepada korban untuk menakut-nakuti," ujarnya.

Setelah penganiayaan itu, para pelaku membawa korban ke dekat Pasar IX Tanah Garapan itu. Di lokasi tersebut korban ditinggalkan, sedangkan motor dan ponsel korban dirampas para pelaku.

Lalu, para pelaku kembali ke kos tersebut dan menyembunyikan dua pucuk senapan angin di semak-semak yang tak jauh dari lokasi.

Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan. Usai menerima laporan itu, petugas kepolisian langsung melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku saat tengah bersembunyi di Jalan Besi Ujung.

"Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas para pelaku berhasil diketahui," ujarnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan motor korban serta dua pucuk senapan angin yang digunakan para pelaku saat beraksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi pencurian itu memang sudah direncanakan oleh para pelaku. Modusnya, salah satu pelaku akan membuat akun Omi palsu dan menyamar sebagai wanita.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku, aksi tersebut telah direncanakan. Salah satu pelaku menggunakan akun palsu di media sosial Omi dengan menyamar sebagai perempuan untuk memancing korban agar mau bertemu," pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar Nodi mengatakan pelaku TG itu berperan untuk merayu korban dan mengajaknya ke rumah kos itu. Pelaku juga mengirimkan foto-foto seksi untuk memikat korban. Usai berada di kos, para pelaku lain pun langsung datang.

"Cewek ini peran dia merayu-rayu, menggombal, mengajaklah ke kos. Setelah di kos, baru masuk pelaku lain," kata Hamzar.



(fnr/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads