Kepsek yang Mesum dengan Guru SD di Pekalongan Dicopot

Kepsek yang Mesum dengan Guru SD di Pekalongan Dicopot

Robby Bernardi - detikSumut
Jumat, 04 Sep 2026 16:40 WIB
Ilustrasi Perselingkuhan
Foto: Denny Pratama
Pekalongan -

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid, buka suara soal video kepsek yang berhubungan seks dengan guru. Ia menyebut kepsek tersebut telah dicopot dari jabatannya.

Awalnya dia membenarkan bahwa video viral itu adalah kepala sekolah dan oknum guru di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, video viral itu terjadi Agustus 2026 lalu.

"Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus. Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan 'kandangkan' di dinas. Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh," katanya dikutip detikJateng, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, menurut Kholid, masing-masing diketahui sudah menjalin rumah tangga. Kabar keduanya menjalin hubungan khusus sedianya sudah lama tercium oleh guru dan karyawan di SD setempat. Bahkan, bisa dibilang terlalu vulgar.

ADVERTISEMENT

Untuk membuktikan aktivitas hubungan khusus tersebut, sekolah memasang CCTV.

"Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar," kata Kholid.

Kholid melanjutkan, selain mencopot si kepsek dan memindahkan guru tersebut, pihaknya menyiapkan sanksi lanjutan dengan menunggu rekomendasi Plt Bupati Pekalongan.

"Untuk sanksi selanjutnya masih menunggu disposisi pimpinan, apakah itu diturunkan jabatannya satu tingkat atau sanksi lainnya," ujar dia.

Kholid meminta, peristiwa ini menjadi pelajaran yang berarti buat dunia pendidikan. Ia berharap agar pendidik dapat memberikan contoh teladan dalam bersikap baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Untuk diketahui video mesum tersebut viral setelah diunggah akun Facebook Pekalongan Berita, terlihat oknum kepsek dan guru itu berhubungan badan di sebuah kursi di sebuah ruangan.

"VIRAL! Bocor Rekaman CCTV Diduga Ungkap Kemesraan Oknum Kepala Sekolah dan Guru SD di Desa Langkap, Kedungwuni," tulis narasi video tersebut.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads