Kepulauan Riau

Balita Tewas Dicekik Pengasuh di Batam, Sempat Disebut Jatuh ke Kolam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Kamis, 27 Agu 2026 09:44 WIB
Foto: Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono saat menyampaikan keterangan terkait kasus kekerasan terhadap balita MA. (dok. Polresta Barelang)
Batam -

Balita berinisial MA (1 tahun 2 bulan) meninggal dunia setelah mengalami kekerasan saat dititipkan kepada pengasuh di kawasan Bengkong Abadi Baru, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam Kepulauan Riau (Kepri). Korban awalnya dilaporkan oleh pengasuh tenggelam di kolam mandi.

Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono mengatakan peristiwa itu bermula ketika ibu korban, SA (20), menitipkan anaknya kepada tersangka berinisial TCH (29) karena harus bekerja. Pada Sabtu (22/8), SA mendapat informasi dari tersangka bahwa anaknya disebut terjatuh ke kolam renang.

"Awalnya tersangka menyampaikan kepada pelapor bahwa korban terjatuh ke kolam renang. Setelah dilakukan olah TKP, pemeriksaan saksi dan autopsi, ditemukan fakta bahwa keterangan tersebut tidak benar," kata Anggoro, Kamis (27/8/2026).

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda korban meninggal akibat tenggelam. Sebaliknya, dokter menemukan luka pada bagian leher dan sejumlah cedera yang mengarah pada dugaan kekerasan.

"Penyidik kemudian mendalami kasus tersebut hingga akhirnya TCH mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari penyelidikan polisi saat kejadian, tersangka sedang menyuapi korban. Karena korban terus menangis dan menolak makan, tersangka emosi.

"Tersangka kemudian mencekik leher korban dari arah belakang menggunakan tangan kanannya. Korban selanjutnya terjatuh dan tidak sadarkan diri," ujarnya.

Polisi juga menemukan indikasi bahwa kekerasan terhadap korban diduga bukan baru sekali terjadi. Pada tubuh korban ditemukan bekas cubitan serta jaringan parut yang menunjukkan adanya luka yang telah mengalami proses penyembuhan.

"Berdasarkan hasil autopsi dokter forensik RS Bhayangkara, ditemukan memar pada kepala, luka lecet pada leher dan dada, perdarahan pada otak dan batang otak, serta resapan darah pada jaringan leher," ujarnya.



Simak Video "Video: Diduga Sakit Hati Sering Diganggu, 5 Pria di Bali Keroyok dan Bakar Teman"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork