Seorang pria di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) berinisial GS (46) diduga menistakan agama Islam dengan menyebut bahwa Allah SWT adalah manusia. Belakangan, pelaku diamankan warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Selasa (11/8/2026), pelaku melakukan penistaan agama itu saat tengah siaran langsung di aplikasi TikTok bernama The Mask. Pelaku tengah live bersama beberapa orang lainnya.
Namun, saat itu hanya pelaku yang menghidupkan kamera telepon selulernya. Pelaku terlihat mengenakan masker dan juga kacamata.
Dalam siaran langsung itu, pelaku membahas soal agama Islam. Dia menyebutkan bahwa Allah SWT adalah manusia.
Pelaku mengaku telah memiliki data untuk mendukung dalihnya itu. Pelaku juga sempat menunjukkan ayat Al Quran yang menurutnya mendukung keyakinannya itu.
"Jadi, jangan mengatakan bahwa saya itu menghujat, saya itu pakai data, bukan pakai congor. Saya sudah berapa kali saya tunjukkan datanya. Itu menunjukkan bahwa Allah itu adalah manusia," ujar pelaku.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan pelaku tinggal di Jalan Rawe 7, Kecamatan Medan Labuhan. Pelaku kini telah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan.
"Pelaku sudah diamankan," kata Agus saat dikonfirmasi detikSumut.
Agus mengatakan awalnya siaran langsung pelaku itu dilihat oleh salah seorang warga, pada Selasa (28/7). Merasa pelaku telah melakukan penistaan agama, warga tersebut pun melaporkan aksi pelaku itu ke salah satu organisasi Islam.
Alhasil, anggota dari organisasi Islam itu mencari pelaku dan mengamankannya. Setelah itu, pelaku diserahkan ke petugas kepolisian.
"Jadi, warga yang mengetahui postingan tersebut, dari salah satu organisasi Islam langsung mengamankannya. Bhabinkamtibmas langsung membawa ke Polres," jelasnya.
Simak Video "Video Polisi Jadwalkan Pemanggilan Pandji Pragiwaksono Terkait 'Mens Rea'"
(astj/astj)