Raihan emas Asian Games 2026 bukanlah akhir bagi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka sudah membidik tantangan berikutnya di rangkaian tur Eropa.
Melansir detikSport, Leo/Daniel menjadi salah satu pasangan pebulutangkis yang sukses mengawinkan medali emas nomor beregu putra dan nomor individu pada cabang olahraga bulutangkis Asian Games 2026.
Performa impresif tersebut jadi kebanggaan tak hanya bagi kontingen Indonesia, tapi mereka pribadi. Namun, Leo/Daniel sadar tidak bisa terus terlena dengan pesta emas di Auchi-Nagoya. Mereka harus kembali menjaga kondisi dan berlatih guna persiapan mengikuti turnamen-turnamen selanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami rencana istirahat satu-dua hari, dan kemudian harus latihan lagi," ujar Leo.
Menilik kalender BWF, Leo/Daniel tercatat terdaftar dalam tiga tur Eropa. Antara lain yaitu Denmark Open mulai 13-18 Oktober, French Open (20-25 Oktober), dan Hylo Open (27 Oktober-1 November).
"Pertandingan ke depan untuk badminton masih banyak, jadi tur BWF-nya. Untuk menuju yang lebih baik lagi, pastinya kita harus latihan lebih giat lagi, harus menjaga konsisten," katanya.
Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, mengatakan keberhasilan Leo/Daniel menjadi bagian dari proses regenerasi yang sedang dijalankan PBSI.
Ia mengatakan program regenerasi merupakan salah satu program utama kepengurusan PBSI saat ini. Dalam waktu sekitar satu tahun sembilan bulan, menurutnya sudah mulai terlihat perkembangan dari program itu.
"Seperti yang disampaikan oleh ketua umum, program utama di kepengurusan ini kan proses regenerasi. Sehingga paling tidak dari waktu satu tahun sembilan bulan ini, kita sudah melihat ada progres," kata Eng Hian.
Ia mengakui proses tersebut belum tentu langsung memenuhi seluruh ekspektasi masyarakat. Namun, hasil yang diraih di Asian Games menjadi salah satu indikator perkembangan yang sedang berjalan.
"Tentu tidak bisa memuaskan ekspektasi semua masyarakat. Tapi dari hasil pencapaian hari ini, kita sudah bisa melihat apa yang dilakukan oleh PBSI sudah cukup melakukan program regenerasi," ujarnya.
