Seorang remaja berinisial MIS (17) merampas telepon seluler (ponsel) sopir truk di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). MIS lalu pelaku menghubungi keluarga korban untuk meminta uang.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kecamatan Medan Belawan, Senin (14/9) sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban Sartono Situmorang (49) tengah menunggu roda truknya diperbaiki.
"Korban saat itu sedang menunggu perbaikan ban dan menggunakan handphone di atas kabin truk," kata Agus, Minggu (20/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, tiba-tiba pelaku datang dan langsung merampas ponsel korban. Setelah itu, pelaku menghubungi keluarga korban untuk meminta uang. Saat itu, pelaku berdalih disuruh oleh korban.
"Pelaku menghubungi keluarga korban dan meminta uang dengan mengaku disuruh korban. Akibatnya, keluarga korban mengirimkan uang sebesar Rp 300.000 melalui aplikasi DANA," ujarnya.
Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan. Usai menerima laporan itu, polisi lalu menyelidiki pelaku dan menangkapnya di kawasan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (19/9).
Setelah itu, pelaku diboyong ke Polres Pelabuhan Belawan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi tersebut dilakukan pelaku bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Dari hasil kejahatan itu, pelaku MIS mendapatkan bagian Rp 150 ribu. MIS berperan sebagai eksekutor saat kejadian tersebut.
Tak hanya dalam kasus perampasan ponsel itu, pelaku ternyata juga terlibat dalam kasus penganiayaan kepada Endo Firmansyah Putra (24) pada Jumat (17/4). Saat itu, korban baru saja membongkar minyak di Jalan Pelabuhan Raya. Lalu, tiba-tiba pelaku dan sejumlah rekannya mencegat korban dan melukainya.
"Korban bersama rekannya dihentikan oleh sejumlah orang. Korban kemudian mengalami kekerasan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka dan menyelamatkan diri menuju pos satpam," ujarnya.
Terkait kasus-kasus ini, polisi tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Penyidik masih terus mendalami keterangan pelaku dan melakukan pengembangan untuk mengetahui keterlibatan pihak lainnya. Kami juga masih melakukan pencarian terhadap rekan pelaku yang identitasnya telah diketahui," pungkasnya.
Simak Video "Video: Momen Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri 2026"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
