Polisi Bongkar Peredaran 8 Kg Sabu di Bengkalis, 3 Pelaku Ditangkap

Riau

Polisi Bongkar Peredaran 8 Kg Sabu di Bengkalis, 3 Pelaku Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 10 Jul 2026 17:31 WIB
Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap peredaran narkoba jenis sabu
Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap peredaran narkoba jenis sabu (Foto: Dok. Bengkalis)
Bengkalis -

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap peredaran narkoba jenis sabu. Kali ini, delapan paket besar sabu seberat 8 Kg disita dari tiga pelaku.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Siregar menyebut kasus terungkap dari laporan masyarakat. Polisi lalu mengidentifikasi para pelaku dan jaringan sesuai ciri-cirinya.

"Ini terungkap dari laporan masyarakat. Setelah didalami oleh Satnarkoba, anggota mengejar sampai ke 3 lokasi berbeda," kata Fahrian, Kamis (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi pertama berada di Jalan Jenderal Sudirman Desa Bantan, Bengkalis. Lalu berlanjut hingga ke depan Pasar Buah Kota Pelanbaru.

Tak sampai di situ saja, polisi kembali melanjutkan pengembangan ke Desa Senggoro, Bengkalis. Total, tiga pelaku berinisial DT (23), F (21) dan A (22).

ADVERTISEMENT

Dalam penangkapan, total ada 8 bungkus besar sabu diamankan. Selain itu, ada pula paket berisi ekstasi, mobil, motor hingga handphone disita dari ketiga pelaku.

"Jadi informasi awal memang mereka ini kerap transaksi mencurigakan di daerah Bantan. Saat penyelidikan ternyata benar, itulah tiga pelaku diamankan," kata Fahrian.

Adapun barang bukti ditemukan dalam mobil yang di dalamnya ada DT. DT lalu 'bernyanyi' hingga akhirnya berhasil menangkap F dan A di Desa Senggoro Bengkalis.

Fahrian memastikan pengungkapan ini adalah komitmen kepolisian dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di Negeri Junjungan. Fahrian menginbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba ke layanan Call Center Polri 110 dan nomor pribadinya 081382382005.

"Masyarakat silahkan untuk melaporkan ke layanan Call Center Polri. Termasuk bisa ke nomor Hp saya," kata Kapolres mengimbau masyarakat ikut mengawasi.

Polisi kini terus memeriksa pelaku secara marathon. Khususnya terkait asal usul barang haram yang diduga dari Malaysia dan bisa masuk ke wilayah Bengkalis.



(ras/afb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads