Duh! Anak di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau saat Temani Kakak Cuci Piring

Riau

Duh! Anak di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau saat Temani Kakak Cuci Piring

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 10 Jul 2026 12:30 WIB
A Bengal tiger reacts while cooling off in a pond inside a cage during a hot summer day at Alipore Zoological Garden in Kolkata on June 20, 2018. - The Bengal tiger was recovered injured from the Sundarbans area bordering Bangladesh and has since lost some of its teeth due to aging. Zoo authorities have taken different measures starting from different summer diets, provided fans or incresed the water sources in the cages to keep the animala cool in this season. (Photo by Dibyangshu SARKAR / AFP)
Foto: Photo by Dibyangshu SARKAR/AFP
Pelalawan -

Seorang anak di Pelalawan, Riau bernama Jerlin Zalukhu (12) tewas diterkam harimau. Korban tewas ketika menemani saudaranya cici piring dini hari.

Tewasnya korban diketahui setelah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan dari manajemen perusahaan. Pihak perusahaan meyebut terjadi insiden serangan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

"Serangan ini menyebabkan seorang anak meninggal yang terjadi di areal perizinan perusahaan di Pelalawan. Terjadi, Selasa (7/7) subuh," terang Kepala BBKSDA Riau Supartono, Jumat (10/7/1026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menindaklanjuti laporan Balai Besar KSDA Riau, menurunkan Tim untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Tim berkoordinasi dengan manajemen di perusahaan menyusun rencana observasi lapangan, pengumpulan data hingga olah tempat kejadian perkara (TKP).

Supartono mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh tim di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu korban Jerlin Zalukhu menemani kakaknya mencuci peralatan makan di kamar mandi camp.

ADVERTISEMENT

Saat diterkam, korban berada di luar kamar mandi. Sementara pagar pelindung bagian belakang camp dalam kondisi terbuka akibat mengalami kerusakan.

Korban ditemukan sekitar 10 meter di belakang camp dengan luka pada bagian
leher kiri dan kanan. Lokasi kejadian berada sekitar 5,3 kilometer dari kawasan Taman Nasional Zamrud dan sekitar 5,7 kilometer dari kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER).

"Secara administratif lokasinya berada di wilayah Desa Sungai Ara dan Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Tim selanjutnya melakukan identifikasi tanda keberadaan harimau Sumatera di sekitar camp pekerja," kata Supartono.

Jejak yang ditemukan memiliki ukuran panjang sekitar 16 centimeter dan lebar 15 centimeter. Sedangkan jarak langkah terjauh antara kaki depan dan belakang sekitar 120 centimeter.



(ras/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads