5 Fakta Markas Ormas Jadi Sarang Judi di Medan Dikelola Ketua Bareng Istri

Round Up

5 Fakta Markas Ormas Jadi Sarang Judi di Medan Dikelola Ketua Bareng Istri

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 30 Jan 2026 10:31 WIB
Markas ormas yang dijadikan sarang perjudian di Medan Sunggal. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Markas ormas yang dijadikan sarang perjudian di Medan Sunggal. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Markas ormas yang seharusnya menjadi tempat operasional organisasi malah diubah menjadi sarang judi. Bahkan, lokasi perjudian itu dikelola oleh ketuanya sendiri bersama dengan istrinya.

Sarang judi itu tepatnya berada di Sekretariat PAC GRIB Jaya Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan di Jalan Tapian Nauli. Judi yang beroperasi di tempat tersebut adalah jenis tembak ikan dan dingdong.

Lokasi perjudian itu berada di dua ruko yang bersebelahan. Pada salah satu ruko memang terpasang atribut-atribut GRIB, mulai dari depan hingga belakang. Polisi yang mencium adanya perjudian di lokasi tersebut pun langsung menggerebeknya pada Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut detikSumut rangkum 6 fakta terkait penggerebekan itu. Simak sampai akhir ya.

Fakta Terkini Markas Ormas di Medan Jadi Tempat Judi

1. 4 Orang Ditangkap

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan ada empat orang yang ditangkap dari lokasi kejadian. Keempatnya, yakni MH (19) selaku bandar dan kasir, DH (29) sebagai penjaga gerbang, serta dua pemain berinisial HS (29) dan A (57).

ADVERTISEMENT

"Pada saat penangkapan, setidaknya ada empat tersangka yang berhasil kita tangkap. Hasil keterangan yang ditanyakan, bahwa mereka (pemain) ini sudah beberapa kali main ke sini," kata Calvijn usai pra rekonstruksi di markas ormas itu, Kamis (29/1).

2. Puluhan Mesin Judi Ditemukan

Di dalam ruko itu, kata Calvijn, pihaknya menemukan puluhan mesin judi yang dalam proses perbaikan. Sejauh ini, pihaknya masih mendalami hal tersebut.

"Kami mengingatkan bahwa Polrestabes Medan dan Polsek jajaran berkomitmen untuk melaksanakan pengungkapan kasus dan penindakan praktik-praktik perjudian dan narkoba di manapun," jelasnya.

3. Dikelola Ketua PAC Bersama Istri

Calvijn menyebut lokasi perjudian itu ternyata dikelola oleh Ketua PAC GRIB Jaya Medan Sunggal inisial FS bersama dengan istrinya, EA.

"FS merupakan ketua PAC salah satu ormas di Medan Sunggal, dan EH merupakan istri dari FS," kata Calvijn.

Calvijn menyebut FS dan istrinya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

4. Omzet Capai Jutaan per Hari

Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu mengatakan omzet perjudian itu mencapai jutaan per hari.

"Omset per hari saja itu bisa ratusan ribu bahkan sampai jutaan. Kami masih melihat itu baru satu mesin, kami akan melihat ada mesin lainnya yang dalam proses perbaikan," sebut Calvijn.

Biasanya, uang hasil perjudian di lokasi tersebut akan diserahkan oleh kasir ke pelaku EH. Sementara pelaku FS bertugas untuk merekrut pelaku MH dan DH. Selain itu, FS juga lah yang mengajari pelaku MH untuk mengoperasikan mesin-mesin judi itu.

Calvijn menyebut berdasarkan pengakuan para pelaku, perjudian itu sudah beroperasi selama 3 bulan. Namun, sejauh ini pihak kepolisian masih menyelidikinya.

"Hasil keterangan para tersangka dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan, sampai saat ini didapati setidaknya ada tiga bulan mereka telah beroperasi. Namun demikian, penyidik masih mendalami keterangan-keterangan lain," jelasnya.

5. Akses Masuk Pakai Sandi Khusus

Calvijn menyebut akses masuk ke lokasi perjudian itu tidak bisa sembarangan. Orang yang bisa masuk ke lokasi itu harus mengucapkan sandi khusus, yakni nama penjaga lokasi tersebut.

"Tersangka yang bertugas untuk menjaga pintu depan, mengawasi siapa-siapa saja pemain yang akan dibolehkan masuk ke dalam. Dengan kode, kalau pemain itu menyebutkan namanya, berarti itu langsung dipersilakan masuk. Jadi, hanya kode memberikan inisial dari si tersangka penjaga pintu. Apabila yang mengetahui (inisial penjaga) berarti sudah tahu dan bisa masuk. Iya," sebutnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Tampang Ketua Ormas di Riau Peras Perusahaan Sawit Rp 5 M"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads