Mata Balita Diduga Tertembak Peluru Nyasar Saat Tawuran di Belawan

Mata Balita Diduga Tertembak Peluru Nyasar Saat Tawuran di Belawan

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 06 Jan 2026 16:18 WIB
Romanda Siregar saat diwawancarai di RSUD Pirngadi. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Romanda Siregar saat diwawancarai di RSUD Pirngadi. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Seorang bocah perempuan berinisial AS (4) diduga tertembak peluru nyasar saat terjadi tawuran di Kecamatan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Peluru itu mengenai area matanya.

Ibu korban, Romanda Siregar (33) mengatakan peristiwa itu terjadi di depan kantor Pos Belawan, Kecamatan Medan Belawan, Senin (5/1/2026) sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu, dia dan anaknya tengah menaiki becak.

"Kami pas lagi naik becak, waktu itu ada orang tawuran antar kampung," kata Romanda saat diwawancarai di RSUD Pirngadi Medan, Selasa (6/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, tiba-tiba anaknya menangis sambil memegang bagian matanya. Tak lama, Romanda melihat bagian mata anaknya keluar darah. Dia tidak mengetahui pasti arah peluru tersebut.

"Kita nggak tahu datang dari mana, langsung keluar darah," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Romanda pun berupaya memberikan pertolongan kepada anaknya dengan melarikannya ke klinik terdekat. Namun, pihak klinik mengaku tidak berani melakukan penanganan karena areal yang terkena peluru di bagian mata. Pada akhirnya, Romanda melarikan anaknya ke RSUD Pirngadi Medan.

"Langsung ke klinik, klinik nggak berani karena dekat mata," sebutnya.

Dia menjelaskan bahwa anak bungsunya itu terkena peluru di dekat kelopak mata. Dari hasil CT scan RSUD Pirngadi, peluru yang bersarang di mata anaknya itu adalah peluru senapan angin.

"Dokter bilang peluru senapan angin, hasil CT scan," pungkasnya.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Pirngadi Gibson Girsang mengatakan korban dibawa ke RSUD Pirngadi Medan, tadi malam. Saat ini, pihaknya tengah mencari rumah sakit yang bisa melakukan bedah mata ke korban.

"Dari RS, kami merekomendasikan agar mencari ruangan kosong di RS USU Kalau di sini kami nggak ada dokter bedah mata," jelasnya.



(fnr/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads