Harga emas terus merosot sejak awal pekan. Namun, penurunan harga tersebut ternyata belum membuat warga Medan ramai-ramai memburu emas di toko perhiasan.
Berdasarkan pantauan detikSumut, Jumat (25/9/2026), harga emas perhiasan kadar 16 karat berada di kisaran Rp 1,7 jutaan per gram, sementara itu emas london murni dijual Rp 2,3 jutaan per gram.
Namun begitu, penurunan harga emas ini belum cukup kuat untuk memicu lonjakan daya beli masyarakat. Sejumlah toko mas di Pasar Sukaramai Medan tampak sepi peminat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dibanding beberapa bulan lalu memang turun. Untuk transaksi sekarang cukuplah untuk harian, tapi enggak ramai banget. Pelanggan paling beli gramasi kecil kayak 1-2 gram gitu," ungkap Juli kepada detikSumut.
Senada dengan Juli, Dedi, pedagang emas lainnya menilai bahwa penurunan emas tidak serta merta menarik minat warga untuk berbelanja. Menurut Dedi, kondisi ekonomi yang serba mahal hingga melonjaknya kebutuhan harian membuat masyarakat menahan diri untuk investasi emas.
"Kayaknya ekonomi masyarakat masih lesu. Pas emas tinggi banyak yang belanja, pas turun begini malah tidak ada uang. Saat ini banyak pengeluaran masyarakat untuk anak sekolah lah udah gitu semua mahal, pengaruh juga untuk beli emas," ujar Dedi.
Dedi menambahkan, di tengah tren harga yang sedang melandai, jumlah masyarakat yang menjual emas justru lebih banyak ketimbang yang membeli. Hal ini sebagian besar dipicu karena kebutuhan mendesak.
"Sekarang malah lebih banyak warga yang jual perhiasannya. Kebanyakan karena lelangan pegadaian yang tidak sanggup ditebus, jadi terpaksa dijual untuk memenuhi kebutuhan," ujar Dedi.
(ksr/afb)
