Rasa lapar yang sangat kuat, haus berlebihan, hingga kepala terasa pusing dan berkunang-kunang merupakan kondisi yang bisa dialami seseorang setelah berolahraga. Situasi tersebut terkadang menimbulkan pertanyaan apakah tubuh perlu mendapatkan tambahan asupan kalori setelah melakukan aktivitas fisik.
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa rasa lapar dan pusing setelah berolahraga umumnya berkaitan dengan persiapan sebelum latihan yang kurang tepat. Berolahraga dalam kondisi belum mendapatkan asupan energi dapat membuat cadangan gula dalam otot dan hati atau glikogen terkuras selama aktivitas fisik.
"Kalau sebelum olahraga nggak ada makanan sama sekali, nggak ada energi yang masuk itu biasanya akhirnya cadangan glikogen di otot sama di hati kamu itu pasti bakal habis kebakar pada saat olahraga," beber dr Yaze dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (22/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya pas selesai olahraga jadi lapar banget atau haus banget, malah bisa sampai pusing atau kunang-kunang. Di situ berarti ada yang salah, harusnya sebelum olahraga juga punya persiapan minimal," sambungnya.
Menurut dr Yaze, mengonsumsi tambahan kalori setelah berolahraga bukan sebuah keharusan bagi setiap orang. Kebutuhan tersebut perlu disesuaikan dengan seberapa sering seseorang berlatih serta seberapa berat intensitas olahraga yang dilakukan.
Pentingnya Asupan Sebelum Olahraga
Untuk mencegah tubuh mengalami kekurangan energi yang dapat memicu rasa lapar berlebihan maupun pusing, dr Yaze menyarankan agar seseorang memenuhi kebutuhan energi sebelum memulai olahraga.
Asupan karbohidrat sederhana dapat dikonsumsi dalam waktu yang tidak terlalu jauh dari jadwal latihan. Sementara itu, bagi yang memiliki waktu persiapan lebih panjang, makanan utama dapat dikonsumsi beberapa jam sebelum berolahraga agar persediaan glikogen tubuh tetap mencukupi.
"Misalnya makan pisang dulu atau karbohidrat simpleks, kayak roti. Kalau misalnya 2 jam sebelum olahraga malah lebih bagus tuh, kamu ada makan berat makan nasi pun nggak ada masalah," kata dr Yaze.
Ia menambahkan, asupan sebelum olahraga penting untuk memastikan tubuh memiliki energi yang cukup selama aktivitas fisik dan mencegah cadangan glikogen di otot maupun hati turun secara drastis.
"Supaya pada saat kamu olahraga ada energi dan cadangan glikogen di dalam otot sama di hatinya, jangan sampai bener-bener drop sampai habis," pungkasnya.
