Pilates menjadi salah satu jenis olahraga yang semakin diminati karena dikenal mampu membantu memperbaiki postur tubuh. Latihan yang menggabungkan gerakan terkontrol dengan teknik pernapasan ini dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, baik pemula maupun mereka yang sudah terbiasa berolahraga.
Tak hanya untuk kebugaran, Pilates juga kerap dikaitkan dengan penampilan tubuh yang lebih tegap dan proporsional. Salah satu anggapan yang cukup populer adalah Pilates bisa membuat tubuh menjadi lebih tinggi.
Anggapan ini muncul karena sejumlah gerakannya berfokus pada keseimbangan, kelenturan, serta keselarasan tulang belakang. Namun, penting untuk membedakan antara tubuh yang terlihat lebih tinggi akibat postur membaik dan pertambahan tinggi badan secara biologis.
Manfaat dari Olahraga Pilates
1. Menguatkan Otot
Pilates berfokus pada penguatan otot inti (core). Banyak yang menganggap bahwa otot inti hanya mencakup area perut. Namun, menurut terapis Judi Bar, cakupannya lebih luas. Untuk itu, otot inti mungkin lebih tepat dipahami sebagai bagian dari batang tubuh.
"Semua bagian saling terhubung," kata Bar. "Ketika berbicara tentang otot inti, selain area perut, yang dimaksud juga mencakup sisi tubuh, punggung bagian tengah hingga bawah, bokong, dan pinggul," kata Bar, dikutip detikHealth dari laman Cleveland Clinic.
Coach Mindy juga menyatakan bahwa Pilates bisa menguatkan otot-otot kecil dalam tubuh.
"Di Pilates itu otot kecilnya (yang dikuatkan). Kita dumbbell-nya paling pakai yang 2 kg, 3 kg, dan 5 kg gitu. Enggak sampai yang puluhan kilogram," katanya.
"Jadi, prinsipnya Pilates itu, otot yang pendek kita panjangkan, yang panjang kita kuatkan," sambungnya.
2. Meningkatkan Fleksibilitas
Gerakan peregangan yang menjadi bagian dari Pilates dapat membantu meningkatkan kelenturan tubuh. Fleksibilitas yang baik memungkinkan seseorang melakukan lebih banyak jenis gerakan dan aktivitas.
Selain itu, fleksibilitas dapat membantu mengurangi risiko cedera, membuat otot lebih rileks, serta mempertahankan mobilitas dan rentang gerak seiring bertambahnya usia.
3. Meningkatkan Keseimbangan dan Koordinasi
Otot inti berperan sebagai penopang utama tubuh. Ketika kekuatan otot ini kurang optimal atau posisi tubuh tidak selaras, seseorang dapat mengalami kesulitan dalam menjaga pusat gravitasi.
Akibatnya, risiko cedera bisa meningkat, terutama saat melakukan beberapa gerakan yang membutuhkan koordinasi secara bersamaan. Pilates dapat membantu memperkuat otot inti sehingga tubuh lebih mudah menjaga keseimbangan.
Peningkatan keseimbangan dan koordinasi juga berkaitan dengan propriosepsi, yaitu kemampuan tubuh mengenali posisi dan pergerakannya dalam ruang. Kemampuan ini membantu seseorang bergerak dengan lebih terarah dan stabil, sekaligus berpotensi menurunkan risiko jatuh maupun kecelakaan lainnya.
Simak Video "Video: Apakah Video Game Punya Pengaruh Besar Terhadap Agresi?"
(astj/astj)